Inter Miami Gagal Raih Tiga Poin, Messi Ciptakan Dua Assist di Laga Imbang 2-2 vs Atlanta United
Ule.co.id – inter miami menampilkan penampilan penuh dinamika saat menahan serangan Atlanta United hingga akhir laga, namun hanya berhasil mengamankan satu poin setelah skor akhir 2-2.
Pertandingan pada Minggu 6 September 2026 di Miami Freedom Park dimulai dengan penundaan lebih dari 90 menit karena hujan lebat dan sambaran petir. Saat peluit dibunyikan, Lionel Messi, yang baru saja mengumumkan pensiun dari timnas Argentina, langsung memberi dampak dengan mengirimkan tendangan corner yang akurat kepada Casemiro. Gelandang Brasil itu menanduk bola ke gawang Lucas Hoyos, menempatkan inter miami unggul 1-0 pada menit ke-32.
Tiga menit kemudian, Atlanta United menyamakan kedudukan. Miguel Almiron memanfaatkan bola yang memantul setelah Dayne St. Clair menangkis umpan, lalu menembus pertahanan dan mengeksekusi penempatan yang tepat ke sudut kanan bawah gawang, menjadikan skor 1-1.
Inter Miami kembali memimpin lewat Luis Suárez yang memanfaatkan assist dari Telasco Segovia. Bola terbang tinggi di dalam kotak penalti, Suárez menyesuaikan posisi dan menempatkan tembakan ke sudut atas kanan, menambah keunggulan menjadi 2-1 menjelang jeda istirahat.
Babak kedua berlangsung dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-70, Atlanta United memperoleh peluang penalti setelah Almiron dilanggar oleh Casemiro. VAR menegaskan keputusan, namun kiper Dayne St. Clair berhasil menangkis tembakan yang diarahkan ke sudut kanan bawah, mempertahankan keunggulan inter miami.
Detik-detik akhir pertandingan menjadi dramatis ketika Fricio Caicedo menjatuhkan Breel Embolo di dalam kotak penalti pada menit ke-87. Embolo mengeksekusi tendangan penalti dengan tenang, menyeimbangkan kembali skor menjadi 2-2. Gol tersebut menjadi gol terakhir, dan kedua tim harus puas dengan satu poin masing-masing.
Selain aksi di lapangan, momen emosional terjadi sebelum kickoff ketika Messi dan pelatih sekaligus sahabat lama, Tata Martino, berpelukan erat. Kedua tokoh yang pernah bersatu di Barcelona dan timnas Argentina ini menunjukkan ikatan pribadi yang kuat, mengingat Messi baru saja mengakhiri karier internasionalnya dan masih berduka atas kepergian ayahnya, Jorge Messi.
Statistik pertandingan menunjukkan kontribusi signifikan Messi, yang tidak hanya mencetak assist pada gol pertama, tetapi juga menjadi pencipta peluang bagi Suárez menjelang jeda. Dengan dua assist, Messi kini berada di puncak klasemen pencetak gol MLS bersama 18 gol musim ini.
Hasil imbang ini menempatkan inter miami di posisi kedua klasemen Wilayah Timur MLS dengan 43 poin, berada sepuluh poin di belakang pemuncak Nashville SC. Sementara Atlanta United tetap berada di peringkat ke-14 dengan 22 poin, masih jauh dari zona playoff.
Pelatih Inter Miami, Gerardo “Tata” Martino, menilai performa tim secara positif meski tidak memperoleh tiga poin. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan kemampuan pemain senior seperti Messi, Casemiro, serta Suárez untuk memimpin tim melewati sisa musim.
Di sisi lain, pelatih Atlanta United, Gonzalo “Pity” Higuaín, mengapresiasi ketangguhan timnya dalam meraih poin penting di lapangan tandang. Ia menyoroti keberhasilan Embolo mengeksekusi penalti di menit-menit akhir sebagai bukti mentalitas juara.
Ke depannya, inter miami akan menghadapi tantangan berikutnya melawan tim-tim papan atas konferensi, sementara Atlanta United berusaha mengumpulkan poin untuk keluar dari zona degradasi. Kedua tim diprediksi akan kembali ke lapangan dalam beberapa minggu mendatang dengan strategi yang telah disesuaikan.
Secara keseluruhan, laga ini menegaskan peran krusial Lionel Messi dalam dinamika Inter Miami, baik sebagai pencetak gol maupun pembuat peluang. Meskipun hasil akhir tidak memuaskan, penampilan tim menunjukkan potensi besar untuk bersaing di puncak klasemen MLS.

