Italia Gigit Kemenangan 4-1 atas Turki, Francesco Pio Esposito Jadi Bintang di Nations League
Ule.co.id – Francesco Pio Esposito menjadi sorotan utama saat Italia menorehkan kemenangan telak 4-1 melawan Turki dalam laga UEFA Nations League A Grup 1 pada 29 September 2026. Penampilan impresif pemain muda berusia 20 tahun itu menegaskan peran pentingnya dalam kebangkitan Azzurri setelah kekalahan 0-2 dari Belgia.
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari Italia. Pada menit ke-9, Alessandro Bastoni membuka keunggulan melalui serangan cepat, memanfaatkan kesalahan pertahanan Turki. Gol pertama itu memberi Italia momentum untuk mengendalikan permainan.
Tak lama kemudian, pada menit ke-22, Davide Frattesi menambah angka setelah menerima umpan satu sentuhan dari Michael Kayode. Lima menit setelahnya, Kayode mencetak gol ketiga dengan menyelesaikan umpan silang yang dipersiapkan oleh Francesco Pio Esposito, menjadikan skor 3-0 sebelum jeda. Kontribusi Esposito dalam menciptakan peluang menjadi bukti kualitas teknisnya.
Babak kedua dimulai dengan Turki yang berusaha bangkit. Pada menit ke-47, Baris Alper Yilmaz berhasil mengecoh pertahanan Italia dan mencetak gol balasan, memperkecil selisih menjadi 3-1. Namun, tiga menit kemudian, Francesco Pio Esposito membalas dengan tandukan kepala dari umpan set-piece yang dikirim Sandro Tonali, mengembalikan jarak menjadi 4-1.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Italia. Tim Azzurri mencatat expected goals (xG) sebesar 2,39 dibandingkan 1,86 milik Turki, serta menguasai 58% penguasaan bola. Berikut ringkasan statistik utama:
| Statistik | Italia | Turki |
|---|---|---|
| Gol | 4 | 1 |
| Shots on Target | 11 | 4 |
| Possession | 58% | 42% |
| xG | 2.39 | 1.86 |
Kemenangan ini menempatkan Italia pada posisi ketiga dengan tiga poin, terpaut tiga poin dari pemimpin grup, Prancis, yang juga meraih kemenangan 1-0 atas Belgia di Stade Roi Baudouin. Prancis kini memimpin klasemen dengan enam poin tanpa kebobolan.
Pelatih Roberto Mancini memuji penampilan timnya, khususnya kontribusi pemain muda seperti Francesco Pio Esposito dan Michael Kayode. “Kami melihat energi baru, kreativitas, dan keberanian dari generasi muda. Esposito menunjukkan insting penyerang yang luar biasa,” ujar Mancini dalam konferensi pasca-pertandingan.
Keberhasilan Italia ini tidak hanya mengembalikan kepercayaan diri tim, tetapi juga menambah sorotan pada generasi baru Azzurri yang diprediksi akan menjadi tulang punggung tim nasional dalam beberapa tahun ke depan. Dengan tiga poin pertama di grup, Italia kini menargetkan hasil positif pada dua laga berikutnya untuk bersaing memperebutkan tiket ke final Nations League.

