analitik

Marc Bartra Ganda Gol, Lille Tersungkur di Liga Champions: Drama Kartu Merah Ethan Mbappé

Ule.co.id – Marc Bartra menjadi sorotan utama ketika ia mencetak dua gol krusial bagi Real Betis dalam laga pembuka fase grup Liga Champions 2026/2027 melawan Lille. Pertandingan yang digelar di Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d’Ascq, berakhir dengan kemenangan tipis 3-2 untuk tim Spanyol, sekaligus menimbulkan rangkaian drama di lapangan, termasuk kartu merah untuk Ethan Mbappé dan penundaan debut Calvin Verdonk.

Lille memulai pertandingan dengan agresif. Pada menit ke-12, Ayase Ueda berhasil memanfaatkan umpan silang dari Ethan Mbappé, menegakkan gawang tuan rumah menjadi 1-0. Sekitar tiga menit kemudian, Alexsandro Ribeiro menambah keunggulan Lille menjadi 2-1 lewat sundulan tajam dari tendangan sudut. Keunggulan tersebut tampak mengamankan tiga poin pertama Lille di kompetisi bergengsi tersebut.

Baca juga:
Thibaut Courtois Dihujani Pujian Mourinho dan Martinez Usai Penampilan Gemilang di Liga Champions

Namun, Real Betis tidak tinggal diam. Pada menit ke-33, Marc Bartra menegaskan kemampuan set-piece-nya dengan menyundul bola hasil tendangan bebas Pablo Fornals, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hanya tiga menit kemudian, Lille kembali memimpin lewat gol Alexsandro yang menanduk bola kembali ke gawang lawan, menjadikan skor 2-1 kembali.

Babak pertama berakhir dengan Lille memegang keunggulan tipis, namun momentum berubah drastis di babak kedua. Pada menit ke-49, Marc Bartra kembali mencetak gol, kali ini memanfaatkan eksekusi tendangan bebas Isco. Gol tersebut mengembalikan kedudukan menjadi imbang 2-2, menandai brace pertamanya dalam pertandingan ini.

Tak lama setelah itu, pada menit ke-53, Troy Parrott menutup aksi penyerangan Real Betis dengan tembakan dingin dari dalam kotak penalti, menjadikan skor akhir 3-2 untuk tamu. Gol penentu itu menambah tekanan pada Lille, yang harus menerima kekalahan pertama mereka di grup Liga Champions musim ini.

Sementara aksi gol menjadi sorotan, insiden lain mencuri perhatian publik. Ethan Mbappé, adik dari bintang dunia Kylian Mbappé, mendapat kartu merah langsung setelah menyikut bek Real Betis, Natan, pada menit ke-70. Wasit Georgi Kabakov tak ragu mengeluarkan kartu merah, memaksa Lille bermain dengan sepuluh pemain pada sisa pertandingan. Setelah laga, Ethan Mbappé secara terbuka meminta maaf melalui media sosial, mengakui bahwa tindakan tersebut berkontribusi pada kekalahan tim.

Di sisi lain, harapan bagi pemain Indonesia, Calvin Verdonk, harus menunggu lebih lama. Meskipun terdaftar dalam skuad Lille untuk pertandingan melawan Real Betis, pelatih Davide Ancelotti memilih Romain Perraud dan Basar Onal untuk mengisi posisi bek kiri, sehingga Verdonk tetap berada di bangku cadangan. Keputusan ini menunda debut Verdonk di Liga Champions, meskipun ia mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang masuk dalam skuad pertandingan kompetisi tertinggi di Eropa.

Baca juga:
Lille Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan, Ueda Bawa Kemenangan Dramatis atas Toulouse

Pelatih Lille, Davide Ancelotti, menilai bahwa timnya menunjukkan kualitas bagus pada babak pertama, namun mengakui bahwa kehilangan satu pemain akibat kartu merah mengganggu ritme permainan. Ia menekankan pentingnya kontrol emosi, terutama setelah insiden Ethan Mbappé, dan berjanji akan memperbaiki taktik tim di laga berikutnya.

Statistik pertandingan menunjukkan Real Betis menguasai penguasaan bola sebesar 55% dibandingkan 45% milik Lille, dengan total tembakan ke gawang masing-masing 12 dan 9. Marc Bartra menjadi pemain paling berpengaruh dengan dua gol, sementara Troy Parrott menambah satu gol penentu. Di Lille, Ayase Ueda dan Alexsandro Ribeiro masing-masing mencetak satu gol, namun tidak cukup untuk menahan serangan balasan Betis.

Keberhasilan Marc Bartra di Pierre-Mauroy menegaskan reputasinya sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan lewat aksi set-piece. Dengan dua gol dalam satu laga, ia menambah reputasinya di kancah internasional dan memberikan dorongan moral bagi Real Betis untuk melaju ke babak selanjutnya.

Dengan hasil ini, Real Betis menempati posisi ketiga di grup dengan tiga poin, sementara Lille terpaksa turun ke posisi terendah tanpa poin. Kedua tim kini harus menyiapkan strategi baru menjelang pertandingan berikutnya di fase grup Liga Champions.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *