Myles Lewis-Skelly Tetap di Arsenal: Mengapa Tak Masuk Daftar 22 Pemain Premier League dan Champions League?
Ule.co.id – myles lewis-skelly kembali menjadi sorotan utama Arsenal setelah musim panas 2026, meskipun tidak masuk dalam daftar 22 pemain Premier League. Pemain berusia 19 tahun ini, yang telah menjadi andalan tengah lapangan Gunners, masih dapat bermain lewat daftar U21 yang memungkinkan klub mengoptimalkan slot non‑homegrown. Keputusan tersebut mencerminkan strategi Mikel Arteta yang ingin mempertahankan keseimbangan antara pemain senior dan talenta muda, sekaligus mematuhi regulasi Premier League yang membatasi jumlah pemain non‑homegrown.
Menurut peraturan Premier League, sebuah klub tidak boleh menuliskan lebih dari 17 pemain non‑homegrown dalam skuad 25 orang. Homegrown didefinisikan sebagai pemain yang terdaftar di klub berafiliasi FA Inggris atau Wales selama tiga musim sebelum usia 21 tahun. Arsenal menempatkan delapan pemain homegrown dalam daftar utama dan sengaja tidak mengisi seluruh kuota 25 pemain. myles lewis-skelly, yang lahir pada September 2006, memenuhi syarat untuk masuk dalam daftar U21 (List B) karena ia berusia di bawah 21 tahun pada 1 Januari 2025. Daftar U21 Arsenal juga memuat nama-nama seperti Max Dowman, Marli Salmon, Tommy Setford, Jaden Dixon, Ife Ibrahim, Brando Bailey‑Joseph, dan Andre Harriman‑Annous, semuanya siap dipanggil bila dibutuhkan.
Keputusan serupa juga diambil untuk fase grup Liga Champions. UEFA mengizinkan klub menuliskan pemain yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2005 dalam List B, yang tidak menghitung terhadap kuota List A yang terbatas pada 22 pemain. Karena myles lewis-skelly memenuhi kriteria usia tersebut, Arsenal menempatkannya di List B, sehingga tidak muncul di List A yang resmi dipublikasikan UEFA. Hal ini menjelaskan mengapa nama pemain muda tersebut tidak terlihat pada daftar 22 pemain Champions League, meski ia menjadi pilihan utama Arteta pada beberapa pertandingan awal musim.
Spekulasi mengenai kepindahan myles lewis-skelly ke Manchester United semakin memanas menjelang penutupan jendela transfer Januari 2027. Red Devils, yang tengah mencari opsi kuat untuk posisi bek kiri dan tambahan kedalaman di lini tengah, telah menempatkan pemain berusia 19 tahun ini sebagai salah satu target utama. Namun, laporan dari Football Insider menyebutkan bahwa pemain tersebut menegaskan keinginannya untuk tetap di Arsenal, mengingat ia telah menerima kepercayaan penuh dari Mikel Arteta dan mendapatkan menit bermain reguler di Premier League serta Liga Champions. Penolakan tersebut menjadi pukulan bagi United, yang sebelumnya telah mengamankan beberapa pemain seperti Andrey Santos dan Youri Tielemans pada musim panas, namun masih mencari solusi jangka panjang untuk posisi yang rawan cedera.
Keputusan Arsenal untuk menempatkan myles lewis-skelly di daftar U21 dan List B sekaligus menolak tawaran Manchester United mencerminkan strategi jangka panjang klub dalam mengembangkan talenta muda sambil tetap kompetitif di dua kompetisi utama. Dengan kemampuan bermain baik sebagai gelandang bertahan maupun penyerang sayap, pemain muda ini diharapkan akan terus mendapatkan peluang bermain, memperkuat skuad utama, dan menjadi aset berharga dalam negosiasi transfer di masa depan. Jika performanya tetap konsisten, Arsenal dapat mengoptimalkan penggunaan slot non‑homegrown dan menyiapkan transisi yang mulus ketika pemain senior mulai menua atau pindah ke klub lain.

