Persita Siapkan Pertahanan Kuat, Target Kemenangan Atas Java United di Banten International Stadium
Ule.co.id – Persita Tangerang kembali menyiapkan diri untuk laga penting pekan kedua BRI Super League 2026/2027 melawan Java United di Banten International Stadium, Serang, pada Minggu 13 September 2026. Pertandingan yang dijadwalkan pukul 15.30 WIB ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kualitas tim di kandang pertama musim ini, tetapi juga menjadi sorotan utama bagi suporter yang mengharapkan kemenangan sebagai hadiah ulang tahun ke-73 klub.
Pengamanan pertandingan dijalankan secara terpadu oleh Polda Banten dengan melibatkan lebih dari 200 personel kepolisian. Tim keamanan menempati titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk utama, area VIP, zona parkir, hingga jalur akses publik. Berikut rangkaian langkah pengamanan yang diterapkan:
- Apel koordinasi pra-pertandingan untuk memastikan semua personel memahami tugas masing-masing.
- Patroli rutin di sekitar stadion dan jalan utama menuju arena.
- Penempatan pos kontrol di setiap gerbang masuk untuk pemeriksaan barang bawaan.
- Tim medis dan Command Center siap sedia menangani situasi darurat.
- Pengaturan lalu lintas oleh Ditlantas untuk kelancaran mobilitas masyarakat.
Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kabid Humas Polda Banten, menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Personel kami siap mengantisipasi potensi gangguan sekaligus memberikan pelayanan kepada suporter. Kami ingin pertandingan berlangsung aman, sehingga masyarakat dapat menikmati atmosfer sepak bola dengan nyaman,” ujarnya pada Minggu pagi.
Di sisi lain, pelatih asal Spanyol, Carlos Pena, mengungkapkan rasa puasnya atas progres tim di pramusim. Pena menilai skuad Persita kini lebih siap dibandingkan pekan pertama, terutama setelah kembalinya Tyronne Del Pino dan Tamirlan Kozubaev yang sempat absen. “Kondisi tim saat ini lebih baik karena kedua pemain kembali. Kami memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan komposisi pemain,” kata Pena. Ia menambahkan, kemenangan melawan Java United akan menjadi hadiah manis bagi suporter setia, mengingat klub baru saja merayakan ulang tahun ke-73 pada 9 September 2026.
Analisis dari pakar sepak bola menilai laga ini sebagai pertarungan sengit. Persita, yang mengumpulkan satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta, menunjukkan organisasi permainan yang cukup baik, terutama dalam mengatasi tekanan lawan. Dion Markx menjadi sorotan sebagai bek yang mampu menstabilkan lini belakang. Sementara Java United, yang berada di posisi 17 dengan minus satu poin setelah imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC, menargetkan tiga poin untuk keluar dari zona degradasi.
Pihak Java United juga tak menganggap Persita sebagai lawan mudah. Pelatih Fabio Lefundes menegaskan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap laga pembuka dan menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi keunggulan kandang Persita. “Kami datang dengan persiapan matang. Kami ingin mengeluarkan kemampuan terbaik dan membawa pulang tiga poin,” ujar perwakilan pemain Gustavo Almeida dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Beberapa pemain kunci diprediksi akan menjadi penentu hasil laga. Bagi Persita, Tyronne Del Pino di lini tengah diharapkan dapat mengatur tempo permainan, sementara Tamirlan Kozubaev di lini serang menawarkan ancaman ekstra. Di pihak Java United, Gustavo Franca dan Septian David Maulana menjadi motor penggerak serangan, mengingat mereka mencetak gol pada laga pembuka melawan Persita di kompetisi sebelumnya.
Laga ini tidak hanya penting bagi perolehan tiga poin, tetapi juga berpengaruh pada moral tim menjelang fase selanjutnya. Kemenangan bagi Persita akan menambah kepercayaan diri dan memperkuat posisi di papan klasemen, sementara Java United berusaha mengakhiri masa sulit dengan menambah poin demi mengurangi tekanan dari sanksi pengurangan dua poin yang dijatuhkan pada awal musim.
Suporter Persita diharapkan dapat berperan aktif menjaga sportivitas. Kombes Pol Maruli mengajak seluruh suporter untuk mematuhi aturan, menjaga nama baik tim, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan. “Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan keamanan harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dengan persiapan matang, keamanan yang terjamin, dan dukungan suporter yang solid, Persita siap menantang Java United di kandang pertama musim ini. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kebanggaan klub yang tengah meniti langkah baru menuju prestasi lebih tinggi.
