analitik

São Paulo vs Boca Juniors: Tragedi di Morumbis, Tricolor Tersingkir dari Sul-Americana

Ule.co.id – Pertandingan antara são paulo vs boca juniors di Morumbis pada Selasa (15/09) berakhir dengan skor 1-1, namun hasil itu cukup untuk mengusir Tricolor dari Copa Sul-Americana setelah kalah agregat 2-1.

Tim asal Argentina memanfaatkan keunggulan satu gol dari laga pertama yang dimenangkan 1-0 di La Bombonera. Pada babak balik, Boca Juniors membuka keunggulan lewat gol cepat dari lateral Leandro Lozano pada menit ke-60 setelah serangan balik yang memanfaatkan kelonggaran pertahanan São Paulo. Gol tersebut muncul setelah golongan São Paulo gagal menahan bola masuk dan Rafael, kiper Tricolor, hanya menyentuh bola tanpa dapat mencegahnya.

Baca juga:
Drama di english championship: Dingwall Terkena Omission, Mark Allen Mundur, dan Kuldeep Bawa Yorkshire ke Puncak
➜

Setelah kebobolan, Dorival Júnior melakukan tiga pergantian: Victor Sá, Ferreirinha, dan Ryan Francisco masuk menggantikan Gustavo Santana, Sabino, serta Lucas Ramón. Perubahan tersebut tidak cukup untuk mengubah alur pertandingan. São Paulo berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Ryan Francisco pada menit ke-78, namun gol tersebut dibatalkan karena posisi offside pemain Luciano, yang kemudian menjadi sorotan VAR.

Suasana stadion Morumbis yang dipadati lebih dari 55.000 penonton menambah tekanan pada kedua tim. Meskipun São Paulo memiliki dukungan massa, aksi mereka terkesan pasif di babak pertama. Tim Boca Juniors, di bawah asuhan Rodolfo Arruabarrena, menampilkan permainan kompak, menahan serangan lawan, dan mengendalikan tempo pertandingan.

Berikut kronologi gol dan momen penting dalam pertandingan:

  • Menit 28: Kesempatan pertama São Paulo lewat tendangan bebas Arthur yang memantul di tiang gawang.
  • Menit 37: Gustavo Santana hampir mencetak, tetapi bola melambung di atas gawang Álvaro Montero.
  • Menit 60: Leandro Lozano mencetak gol pertama bagi Boca Juniors setelah duel satu lawan satu dengan Rafael.
  • Menit 78: Ryan Francisco menyeimbangkan skor, namun gol dibatalkan karena offside.
  • Menit 84: Domingos Duarte mencetak gol penyeimbang yang sah, menutup skor menjadi 1-1.

Setelah peluit akhir, Dorival Júnior mengakui penampilan timnya “tidak dapat dikenali”. Dalam konferensi pers, ia menilai babak pertama sebagai “irreconhecível” (tak dapat dikenali) dan mengkritik kurangnya tekanan serta nervositas pemain. Ia menambahkan, “Jika kami menurunkan empat atau lima pemain, tidak akan mengejutkan hasil ini.”

Gustavo Santana, yang menjadi sorotan karena beberapa peluang yang terlewat, mengaku menyesal dan menyoroti masalah pembayaran gaji yang belum selesai, yang menambah beban mental pemain.

Dengan hasil ini, Boca Juniors melaju ke semifinal dan akan berhadapan dengan Vasco da Gama, yang berhasil menyingkirkan Santa Fe dengan agregat 2-0. Kedua leg semifinal dijadwalkan pada 13-14 Oktober (leg pertama) dan 20-22 Oktober (leg kembali). Pertandingan pertama akan digelar di La Bombonera, sementara leg kedua akan diadakan di Rio de Janeiro.

Baca juga:
Club America Giatkan Inovasi: Dari Filosofi Busana hingga Investasi Wanita di Liga Global
➜

São Paulo kini harus memfokuskan diri pada kompetisi domestik. Tim dijadwalkan melawan Internacional pada Sabtu (21/09) dalam laga ke-28 Campeonato Brasileiro, di mana mereka berada di posisi ke-11 dengan 33 poin.

Secara statistik, Boca Juniors mencatat penguasaan bola 58% dibandingkan 42% São Paulo, serta menciptakan 12 peluang tembakan dibandingkan 7 peluang São Paulo. Kedua tim masing-masing mencatat 5 kartu kuning, dengan Djhordney menjadi pemain pertama yang menerima kartu pada menit ke-42.

Keputusan VAR mengenai gol offside yang dibatalkan menambah kontroversi, namun tidak mengubah hasil akhir. Dorival Júnior menilai keputusan tersebut “tidak mengubah fakta bahwa kami gagal mengeksekusi peluang dan terlalu pasif di lini tengah.”

Dengan eliminasi ini, fokus São Paulo beralih ke perbaikan taktik dan manajemen pemain menjelang sisa musim domestik, sementara para pendukung berharap tim dapat bangkit kembali dan bersaing untuk posisi yang lebih baik di klasemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *