Bocoran BYD Atto 1 Baru: Bodi Lebih Bongsor, Tenaga Naik 95 kW, dan Fitur Interior Lebih Mewah
Ule.co.id – Bocoran BYD Atto 1 baru, bodi lebih bongsor dan tenaga meningkat [titlebase] menggemparkan pasar mobil listrik Indonesia. BYD dikabarkan menyiapkan penyegaran total untuk model mungilnya yang dikenal sebagai Seagull di China dan Atto 1 di Tanah Air. Penyegaran ini mencakup eksterior yang tampak lebih sporty, interior yang lebih fungsional, serta peningkatan signifikan pada motor listrik. Semua perubahan dirancang untuk menambah daya tarik konsumen perkotaan yang menginginkan kendaraan kompak namun bertenaga.
Dari sisi dimensi, Atto 1 generasi baru mengalami pertumbuhan yang cukup mencolok. Panjangnya kini mencapai 4.205 mm, naik dari 3.925 mm pada versi sebelumnya, sementara lebar dan tinggi masing‑masing menjadi 1.810 mm dan 1.570 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) juga diperluas menjadi 2.650 mm, memberikan ruang kaki yang lebih lega bagi penumpang depan dan belakang. Berat kosong mobil diperkirakan berada di kisaran 1.180‑1.255 kg, masih ringan untuk segmen city car namun cukup kokoh untuk menahan tenaga yang lebih tinggi.
Bagian interior tidak kalah menarik. Konsol tengah kini didesain bertingkat, menciptakan ruang penyimpanan tambahan di bawah layar infotainment berukuran besar yang tetap diposisikan di tengah dashboard. Beberapa tombol fisik dipertahankan di bawah ventilasi AC, memudahkan pengemudi mengakses fungsi utama tanpa harus mengalihkan pandangan. Setir mendapatkan sentuhan baru dengan tombol bulat berwarna biru, sementara jok dilapisi aksen merah pada bagian samping bantalan, menambah kesan sporti. Semua elemen ini membuat kabin terasa lebih modern dan ergonomis.
Dari sudut pandang performa, motor listrik Atto 1 terbaru menghasilkan tenaga 95 kW (sekitar 127 dhp), naik signifikan dibanding 70 kW pada varian lama. Kecepatan maksimal kini mencapai 150 km/jam, menjadikan mobil ini lebih kompetitif di kelasnya. Baterai tetap menggunakan teknologi LFP yang dipasok oleh anak perusahaan BYD, FinDreams Battery. Meskipun kapasitas resmi belum diumumkan, varian Indonesia saat ini dilengkapi baterai 38,88 kWh dengan estimasi jangkauan sekitar 380 km. Dengan tenaga yang lebih besar, konsumsi energi per 100 km diperkirakan tetap efisien, menjaga daya jelajah tetap relevan bagi pengguna harian.
Pasar domestik menunjukkan antusiasme tinggi terhadap BYD, terbukti dari pencapaian lebih dari 4.000 surat pemesanan (SPK) pada GIIAS 2026, meski model terlaris tetap BYD M6. Atto 1 menempati posisi strategis sebagai kendaraan listrik ringkas yang bersaing langsung dengan Honda Super‑ONE dan model‑model mikro EV lainnya. Harga Atto 1 di Indonesia mulai dari Rp199 juta untuk varian standar, jauh lebih terjangkau dibandingkan rivalnya yang dibanderol di atas Rp400 juta. Kombinasi harga bersaing, dimensi yang lebih luas, dan tenaga yang ditingkatkan menjadikan Atto 1 pilihan menarik bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi dan gaya.
Masih belum ada konfirmasi resmi apakah varian terbaru ini akan segera masuk ke pasar Indonesia. Namun, mengingat tren adopsi kendaraan listrik yang terus meningkat serta dukungan pemerintah terhadap mobil berbasis baterai, peluang besar bagi BYD untuk meluncurkan Atto 1 facelift dalam waktu dekat. Jika masuk, konsumen dapat mengharapkan paket standar dengan motor 95 kW, interior yang lebih lega, serta opsi warna aksen merah yang baru.
Secara keseluruhan, bocoran BYD Atto 1 baru menandakan langkah ambisius BYD untuk memperkuat posisinya di segmen mobil listrik perkotaan. Dengan bodi yang lebih bongsor, tenaga yang meningkat, serta interior yang lebih fungsional, model ini siap memberikan tantangan baru bagi kompetitor dan memperluas pangsa pasar EV di Indonesia.

