Hyundai Ioniq V Hadir dengan Baterai 66,8 kWh, Klaim Tempuh hingga 650 Km Sekali Cas
JAKARTA, Ule.co.id – Hyundai Ioniq V mulai mengungkap spesifikasi lengkapnya menjelang peluncuran resmi di pasar China. Mobil listrik bergaya fastback ini menjadi salah satu produk yang diharapkan mampu memperkuat posisi Hyundai di tengah ketatnya persaingan kendaraan listrik di negeri tersebut.
Berdasarkan data terbaru yang tercantum dalam daftar kendaraan penerima insentif pengurangan pajak pembelian dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) China, Hyundai Ioniq V akan tersedia dalam beberapa pilihan konfigurasi baterai dan motor listrik. Varian tertinggi bahkan diklaim mampu menempuh jarak hingga 650 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar pengujian CLTC.
Kehadiran Hyundai Ioniq V menjadi bagian dari strategi Hyundai untuk meningkatkan daya saing di segmen kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV), yang saat ini didominasi oleh produsen lokal seperti BYD, Geely, Nio, Xpeng, hingga Xiaomi.
Hyundai Ioniq V Dibekali Dua Opsi Baterai
Salah satu daya tarik utama Hyundai Ioniq V adalah penggunaan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dipasok oleh CATL. Teknologi baterai ini semakin populer karena menawarkan biaya produksi yang lebih rendah, keamanan lebih baik, serta umur pakai yang panjang.
Untuk varian standar, Hyundai Ioniq V menggunakan baterai LFP berkapasitas 53,5 kWh yang dipadukan dengan motor listrik berkekuatan 140 kW atau sekitar 188 tenaga kuda (hp).
Konfigurasi tersebut memungkinkan kendaraan menempuh jarak antara 520 hingga 540 kilometer berdasarkan siklus pengujian CLTC, tergantung spesifikasi dan konfigurasi yang dipilih konsumen.
Sementara itu, varian long-range menjadi model yang paling menarik perhatian. Pada versi ini, Hyundai Ioniq V dibekali baterai LFP berkapasitas 66,8 kWh yang juga diproduksi oleh CATL.
Baterai tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 168 kW atau setara 225 hp. Dengan kombinasi itu, Hyundai Ioniq V mampu menempuh jarak antara 620 hingga 650 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Kemampuan tersebut membuat Hyundai Ioniq V menjadi salah satu kendaraan listrik Hyundai dengan jangkauan yang sangat kompetitif untuk pasar China.
Performa dan Efisiensi Jadi Fokus Utama
Selain menawarkan jarak tempuh yang panjang, Hyundai Ioniq V juga dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi energi.
Motor listrik berkekuatan 225 hp pada varian long-range dinilai cukup untuk memberikan akselerasi responsif sekaligus mendukung kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Pada varian standar, bobot baterai tercatat sekitar 395 kilogram, sementara berat kosong kendaraan berada pada rentang 1.707 hingga 1.737 kilogram.
Untuk model long-range, paket baterai memiliki bobot sekitar 465 kilogram dengan berat kosong kendaraan berkisar 1.782 hingga 1.808 kilogram.
Meski membawa baterai berkapasitas besar, Hyundai tetap berupaya menjaga efisiensi kendaraan melalui desain aerodinamis dan sistem manajemen energi yang lebih optimal.
Dimensi Besar untuk Kenyamanan Maksimal
Secara ukuran, Hyundai Ioniq V hadir sebagai mobil listrik berukuran besar dengan kabin yang dirancang lebih lapang.
Dimensi kendaraan meliputi:
- Panjang: 4.900 mm
- Lebar: 1.890 mm
- Tinggi: 1.470 mm
- Jarak sumbu roda: 2.900 mm
Dengan panjang hampir lima meter, Hyundai Ioniq V menawarkan ruang interior yang lebih lega dibanding banyak kendaraan listrik di segmen menengah.
Wheelbase sepanjang 2.900 mm juga memberikan keuntungan berupa ruang kaki yang lebih luas bagi penumpang, terutama di baris kedua.
Desain Fastback Futuristis
Dari sisi desain, Hyundai Ioniq V tampil dengan karakter yang berbeda dibanding sejumlah model Hyundai sebelumnya.
Mobil ini mengusung siluet fastback yang aerodinamis dengan garis bodi yang mengalir dari bagian depan hingga belakang.
Kap mesin dirancang menyatu secara visual dengan kaca depan sehingga menciptakan tampilan modern dan futuristis.
Beberapa elemen desain yang menjadi ciri khas Hyundai Ioniq V antara lain:
- Lampu depan model split headlamp
- Gagang pintu semi-tersembunyi
- Profil bodi aerodinamis
- Desain fastback modern
- Velg berdesain futuristis
Pendekatan desain tersebut tidak hanya meningkatkan estetika kendaraan, tetapi juga membantu mengurangi hambatan udara guna meningkatkan efisiensi energi.
Hyundai Ioniq V Usung Layar Raksasa 27 Inci
Masuk ke dalam kabin, Hyundai Ioniq V menawarkan pengalaman digital yang lebih modern melalui penggunaan layar berukuran besar.
Hyundai menyematkan layar ganda berukuran 27 inci yang menjadi pusat informasi sekaligus sistem hiburan kendaraan.
Melalui layar tersebut, pengemudi dapat mengakses berbagai fitur seperti:
- Navigasi digital
- Sistem hiburan
- Informasi kendaraan
- Pengaturan kendaraan
- Konektivitas pintar
Kehadiran layar besar menjadi salah satu tren yang kini banyak diterapkan produsen kendaraan listrik premium untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Didukung Teknologi Mengemudi Pintar
Untuk meningkatkan daya saing, Hyundai Ioniq V juga dibekali sistem bantuan mengemudi canggih yang dikembangkan bersama perusahaan teknologi otomotif China, Momenta.
Kolaborasi ini memungkinkan Hyundai menghadirkan berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan yang lebih modern.
Meski spesifikasi lengkapnya belum diumumkan secara resmi, sistem tersebut diperkirakan mencakup teknologi seperti:
- Adaptive Cruise Control
- Lane Keeping Assist
- Automatic Emergency Braking
- Intelligent Driving Assistance
- Traffic Jam Assist
Keberadaan fitur-fitur tersebut menjadi nilai tambah penting bagi Hyundai Ioniq V, terutama di pasar China yang semakin mengutamakan kendaraan dengan teknologi pintar.
Arsitektur 800 Volt Jadi Nilai Tambah
Salah satu keunggulan teknis yang dimiliki Hyundai Ioniq V adalah penggunaan arsitektur kelistrikan 800 volt.
Teknologi ini sebelumnya banyak digunakan pada kendaraan listrik premium karena mampu memberikan sejumlah manfaat penting.
Keuntungan sistem 800 volt meliputi:
Pengisian Daya Lebih Cepat
Arsitektur 800 volt memungkinkan pengisian daya berlangsung lebih cepat dibanding sistem tegangan yang lebih rendah.
Efisiensi Energi Lebih Baik
Distribusi energi menjadi lebih optimal sehingga kehilangan daya dapat diminimalkan.
Mendukung Performa Tinggi
Sistem ini juga membantu menjaga stabilitas performa kendaraan dalam berbagai kondisi berkendara.
Siap untuk Infrastruktur Masa Depan
Semakin banyak stasiun pengisian cepat yang mendukung teknologi 800 volt sehingga kendaraan memiliki kompatibilitas lebih baik untuk jangka panjang.
Hyundai Siapkan Varian EREV
Selain model listrik murni, Hyundai juga dikabarkan tengah menyiapkan versi Extended Range Electric Vehicle (EREV) untuk Hyundai Ioniq V.
Teknologi EREV menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin pembakaran internal berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.
Konsep ini semakin populer di China karena mampu mengatasi kekhawatiran konsumen terkait jarak tempuh kendaraan listrik saat melakukan perjalanan jauh.
Jika benar direalisasikan, varian EREV dapat memperluas target pasar Hyundai Ioniq V dan memberikan alternatif bagi konsumen yang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik murni.
Hyundai Berupaya Bangkit di China
Peluncuran Hyundai Ioniq V memiliki arti strategis bagi Hyundai. Dalam beberapa tahun terakhir, produsen otomotif asal Korea Selatan tersebut menghadapi tantangan besar di pasar China akibat meningkatnya dominasi merek lokal.
Menurut data China EV DataTracker, Hyundai mencatat penjualan sekitar 6.500 unit kendaraan pada Mei 2026, turun 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat Hyundai perlu menghadirkan produk yang mampu menarik perhatian konsumen lokal yang sangat memperhatikan teknologi, desain, dan efisiensi.
Dengan kombinasi jarak tempuh hingga 650 kilometer, baterai CATL, layar 27 inci, teknologi bantuan mengemudi pintar, serta arsitektur 800 volt, Hyundai Ioniq V diharapkan mampu menjadi salah satu model andalan Hyundai untuk meningkatkan daya saing di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.

