analitik

Kepala SMAN 1 Berastagi Hentikan Sementara Kegiatan Belajar Imbas Siswa Keracunan MBG, Prioritas Utama Pemulihan Kesehatan

Ule.co.id – Kepala SMAN 1 Berastagi hentikan sementara kegiatan belajar imbas siswa keracunan MBG, mengutamakan pemulihan kesehatan para siswa yang terdampak. Insiden keracunan massal yang terjadi di SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Swasta Bersama Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, membuat ratusan siswa harus menjalani perawatan medis.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut insiden ini sebagai kejadian fatal yang berdampak kepada anak-anak. Hingga Jumat, 14 Agustus 2026, jumlah siswa yang mengalami keluhan kesehatan mencapai 353 orang. Salah seorang siswa harus dirujuk ke Kota Medan untuk mendapatkan perawatan, setelah sebelumnya menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Baca juga:
BGN Larang Makanan MBG Dibawa Pulang: Harus Dimakan di Kelas Sebelum 4 Jam Usai Dimasak

Kepala Sekolah SMAN 1 Berastagi, Normawati Martiana Ginting, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah menempatkan seluruh guru untuk mendampingi siswa yang terdampak keracunan di beberapa rumah sakit. Siswa yang dirawat di RS Amanda Berastagi, RS Efarina Berastagi, RSU Kabanjahe, dan RS Mina Kabanjahe, mendapatkan perhatian penuh dari para guru.

Normawati menegaskan bahwa prioritas utama sekolah saat ini adalah pemulihan kesehatan para siswa. Kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara, dan para guru ditugaskan untuk mendampingi siswa di rumah sakit. Sekolah berharap kondisi para siswa segera membaik, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Insiden keracunan MBG ini juga membuat siswa SMAN 1 Berastagi trauma untuk mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Beberapa siswa mengaku khawatir untuk menyantap menu MBG berikutnya, setelah menyaksikan teman-teman mereka yang terdampak keracunan. Kepala SMAN 1 Berastagi hentikan sementara kegiatan belajar imbas siswa keracunan MBG, merupakan langkah yang diambil untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para siswa.

Baca juga:
Bupati Kotim Resmikan Operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 01: Membangun Generasi Bangsa

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan, masih meneliti penyebab siswa mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Kepala SMAN 1 Berastagi hentikan sementara kegiatan belajar imbas siswa keracunan MBG, menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan sekolah, untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para siswa.

Kepala SMAN 1 Berastagi hentikan sementara kegiatan belajar imbas siswa keracunan MBG, merupakan keputusan yang tepat, mengingat prioritas utama adalah pemulihan kesehatan para siswa. Sekolah dan pemerintah harus bekerja sama untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para siswa, serta memperbaiki sistem pengelolaan makanan di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *