Sinergi KemenPPPA dan Organisasi Agama untuk Perlindungan Anak

Jakarta, Ule.co.id – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan upaya perlindungan perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan serta memperluas program pemberdayaan bagi kelompok rentan di seluruh Indonesia.

Peran Strategis Organisasi Keagamaan dalam Perlindungan

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menyampaikan pernyataan ini saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) di Jakarta. Menurut Menteri Arifah Fauzi, organisasi keagamaan memiliki posisi yang sangat strategis. Mereka berfungsi sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, organisasi keagamaan merupakan sandaran yang dipercaya oleh umat untuk mencari perlindungan, kasih sayang, dan kebahagiaan.

Arifah Fauzi berharap agar PWKI dan organisasi sejenis dapat terus aktif “menjadi garam dan terang dunia” melalui karya nyata dalam perlindungan perempuan dan anak serta program pemberdayaan. Fokus diberikan kepada kelompok termarjinalkan, perempuan adat, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya, dengan tujuan memberikan kekuatan dan harapan.

BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Lahan Krusial untuk Pembangunan Sekolah Garuda di Maros

Komitmen PWKI Melalui Pembentukan Pusat Krisis

Menanggapi seruan tersebut, Ketua DPP PWKI, Deety Treisje Liow Mambo, menegaskan komitmen organisasinya dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Salah satu bentuk komitmen ini adalah pembentukan pusat krisis (crisis center) yang telah diimplementasikan dalam penanganan bencana. Inisiatif ini telah diterapkan di wilayah terdampak bencana seperti Sumatera, Sulawesi Utara, dan Jawa Barat, menunjukkan respons cepat PWKI terhadap kebutuhan kemanusiaan.

Deety Treisje Liow Mambo menekankan bahwa penanganan kemanusiaan, khususnya bagi perempuan dan anak, merupakan tugas berkelanjutan yang tidak dapat dihentikan. Oleh karena itu, PWKI berharap kolaborasi yang erat antara organisasinya dan KemenPPPA akan terus terjalin dan berlanjut, demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama bagi perempuan dan anak yang membutuhkan bantuan dan perlindungan.

Masa Depan Perlindungan yang Terintegrasi

Penguatan sinergi antara pemerintah, khususnya KemenPPPA, dan organisasi keagamaan seperti PWKI, adalah kunci utama dalam mewujudkan perlindungan perempuan dan anak yang lebih efektif. Kolaborasi ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih aman dari kekerasan, tetapi juga mendorong pemberdayaan kelompok rentan, memastikan setiap individu mendapatkan hak untuk hidup dalam martabat dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *