analitik

Posyandu Palangka Raya Dapat Dukungan Avina Fairid Naparin: Kunjungan ke Tiga Posyandu dan Penyerahan Bantuan

Ule.co.id – Avina Kunjungi Tiga Posyandu Serahkan Bantuan untuk Kader dan Warga pada Jumat, 25 September 2026, menandai langkah nyata pemerintah kota Palangka Raya dalam menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan. Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Avina Fairid Naparin, mengunjungi tiga Posyandu Palangka Raya—Melati, Kecipir Indah, dan Cempaka—untuk meninjau rumah oksigen serta mendistribusikan bantuan kepada kader dan warga sekitar.

Kunjungan tersebut dilatarbelakangi oleh arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menekankan pentingnya pemantauan rumah oksigen di wilayah terdampak karhutla. Avina menegaskan bahwa tujuan utama adalah memastikan fasilitas medis tetap berfungsi optimal, sekaligus memberikan semangat kepada kader yang tetap melayani meski kualitas udara menurun.

Baca juga:
DPRD Kalteng Desak Pelaku Karhutla Ditindak Tegas, Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
➜

Di Posyandu Melati, Kelurahan Menteng, Avina disambut hangat oleh para kader yang tengah mengatur distribusi masker, vitamin, dan suplemen tambahan. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada warga, terutama kelompok lanjut usia yang rentan terhadap gangguan pernapasan. “Kami ingin memastikan setiap orang, terutama lansia, memiliki perlindungan dasar selama masa krisis udara,” ujar Avina.

Selanjutnya, di Posyandu Kecipir Indah, Kelurahan Panarung, tim Avina meninjau kondisi rumah oksigen yang telah dipasang di balai desa. Kader setempat melaporkan bahwa penggunaan oksigen masih terbatas karena kurangnya tenaga medis yang terlatih. Avina menambahkan, “Avina Kunjungi Tiga Posyandu Serahkan Bantuan untuk Kader dan Warga” sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, sekaligus mengusulkan pelatihan singkat bagi kader dalam penggunaan peralatan medis.

Posyandu Cempaka di Kelurahan Sabaru menjadi titik akhir kunjungan. Di sini, Avina menemukan sejumlah rumah kader yang bersedia membuka pintu rumahnya sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang membutuhkan oksigen. “Banyak kader yang luar biasa. Bahkan ada yang mengatakan siap menyediakan rumah kadernya sendiri untuk dijadikan rumah oksigen,” katanya.

Selama tiga hari berturut‑turut, Avina dan timnya membagikan lebih dari 500 masker, 200 paket vitamin, serta sejumlah bahan makanan ringan yang dapat meningkatkan stamina warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko penyakit pernapasan yang dipicu oleh asap tebal.

Baca juga:
Hujan Turun, Khemal Optimis Karhutla Berakhir di Palangka Raya
➜

Para kader posyandu menanggapi kunjungan tersebut dengan rasa syukur. Mereka menekankan bahwa keberadaan rumah oksigen sangat membantu, namun masih diperlukan dukungan berkelanjutan, baik dalam bentuk logistik maupun pelatihan teknis. “Kita tetap berkomitmen melayani masyarakat, meski udara tidak bersahabat,” ujar salah satu kader di Posyandu Melati.

Selain bantuan material, Avina juga menyampaikan rencana kerja sama dengan dinas kesehatan setempat untuk memperluas jaringan rumah oksigen ke wilayah lain yang masih rawan. Ia menutup kunjungan dengan harapan bahwa bantuan yang diberikan dapat menjadi motivasi tambahan bagi kader untuk terus berjuang. “Kader sebenarnya sudah sangat semangat. Mudah‑mudahan bantuan dari kami ini bisa membuat mereka semakin semangat dan menjadi bentuk perhatian pemerintah,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, diharapkan Posyandu Palangka Raya dapat menjadi contoh bagi kota‑kota lain dalam penanggulangan dampak karhutla, khususnya dalam melindungi kelompok rentan seperti lansia dan anak‑anak. Upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi krisis kesehatan yang dipicu oleh perubahan iklim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *