Bantuan Bedah Rumah di Kasongan Lama: 38 Unit Diberikan untuk Warga
Ule.co.id – Warga Kasongan Lama Terima Bantuan Bedah Rumah dalam serah terima simbolis yang digelar di Aula Kelurahan Kasongan Lama, Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, pada pekan ini. Sebanyak 38 unit program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2026 disalurkan kepada keluarga berpenghasilan rendah yang rumahnya belum layak huni.
Acara penyerahan buku tabungan dilakukan oleh Wakil Bupati Katingan, Firdaus, yang sekaligus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat serta semua pihak yang berperan dalam pelaksanaan program. Penyerahan ini menandai langkah konkret dalam rangka mengurangi angka rumah tidak layak huni di wilayah Katingan, sejalan dengan target tiga juta rumah yang dijadikan program strategis nasional.
Program BSPS merupakan inisiatif Kementerian PKP melalui Balai PKP Kalimantan I dan Satker PKP Provinsi Kalimantan Tengah. Fokus utama program adalah memperbaiki kualitas hunian bagi masyarakat berpendapatan rendah dengan memberikan bantuan dana yang dapat dipergunakan untuk renovasi, perbaikan struktural, maupun penambahan fasilitas dasar seperti sanitasi dan listrik.
Wabup Firdaus menegaskan pentingnya penggunaan dana secara tepat. Ia mengingatkan penerima agar tidak menjual buku tabungan dan tidak menyalahgunakan bantuan. “Saya meminta pendamping dan aparat desa untuk mengawal proses pembangunan agar tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat waktu,” ujarnya. Pesan tersebut diharapkan dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan dan memastikan manfaat sampai kepada pemilik rumah.
Selain penyerahan simbolis, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh kepala OPD terkait, Lurah Kasongan Lama, perwakilan pendamping BSPS, serta tokoh masyarakat setempat. Semua pihak berkomitmen untuk memantau pelaksanaan renovasi rumah secara berkelanjutan. Dengan dukungan aparat desa, proses pembangunan diharapkan dapat selesai dalam jangka waktu yang ditetapkan, sehingga rumah-rumah yang masih tidak layak dapat segera ditingkatkan kualitasnya.
Penguatan hunian tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Katingan menargetkan penurunan signifikan pada angka rumah tidak layak huni, yang pada gilirannya akan meningkatkan derajat kesehatan penduduk melalui lingkungan yang lebih bersih dan aman.
Secara keseluruhan, program ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mewujudkan cita‑cita presiden tentang rumah layak bagi seluruh rakyat Indonesia. Warga Kasongan Lama Terima Bantuan Bedah Rumah menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara lokal dengan hasil yang terasa oleh masyarakat.
Ke depan, pemerintah berencana memperluas cakupan program ke desa‑desa lain di Kabupaten Katingan. Harapannya, lebih banyak keluarga akan merasakan manfaat dari bantuan stimulan perumahan, sehingga target tiga juta rumah dapat tercapai tepat waktu.

