analitik

Sinergi Ormas: Pemkab Seruyan Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Ule.co.id – Pemkab Seruyan Memperkuat Sinergisitas dengan Ormas melalui acara sosialisasi dan pembinaan yang dilaksanakan di Kuala Pembuang, Rabu 23 September 2026, menandai langkah strategis pemerintah daerah dalam menggandeng organisasi kemasyarakatan sebagai mitra utama pembangunan.

Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Seruyan, Sukardi SE, menegaskan pentingnya peran ormas dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Seruyan. Bupati Ahmad Selanorwanda, yang menyampaikan sambutan melalui Staf Ahli, menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak dapat dicapai tanpa sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan elemen sosial, khususnya organisasi kemasyarakatan.

Baca juga:
Kemenkum tegaskan tarif merek UMKM tetap-pendaftaran hak cipta lagu gratis, Dorong Inovasi dan Kreativitas
➜

Ormas dipandang sebagai wadah penyalur aspirasi warga, perekat persatuan, serta jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Dalam rangka mengoptimalkan fungsi tersebut, pemerintah daerah menyiapkan tiga fokus utama yang akan menjadi landasan penguatan peran ormas di wilayah ini.

  • Penyelarasan program kerja ormas dengan prioritas pembangunan daerah – setiap organisasi diharapkan menyesuaikan agenda mereka dengan rencana pembangunan jangka menengah yang telah ditetapkan.
  • Penguatan fungsi kontrol sosial – ormas diberi ruang untuk menyampaikan masukan, kritik konstruktif, serta memantau pelaksanaan kebijakan publik.
  • Menjaga kondusivitas dan kebhinekaan – melalui dialog terbuka, ormas diharapkan dapat memelihara toleransi, menghindari potensi konflik, serta menciptakan iklim investasi yang aman.

Seluruh peserta sosialisasi diminta memanfaatkan forum ini sebagai ruang untuk menyamakan persepsi, membangun jaringan komunikasi, dan merumuskan langkah konkret yang dapat mendukung kemajuan Kabupaten Seruyan. Dalam hal ini, Sinergi Ormas menjadi kunci utama, karena kolaborasi yang terstruktur memungkinkan pemerintah daerah mengakses jaringan luas ormas di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Selain aspek teknis, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi dan kedamaian. Bupati Selanorwanda menuturkan, “Kami mengajak semua ormas untuk terus merawat kebhinekaan, sehingga iklim sosial tetap kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Bumi Gawi Hatantiring.” Pernyataan ini mencerminkan komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi investor, sekaligus memastikan bahwa pembangunan tidak mengorbankan keberagaman budaya setempat.

Para pemimpin ormas yang hadir, antara lain ketua Karang Taruna, Lembaga Adat, dan kelompok perempuan, menyampaikan antusiasme mereka untuk berperan aktif. Mereka menekankan bahwa melalui dialog rutin dan mekanisme koordinasi yang jelas, ormas dapat memberikan kontribusi nyata, mulai dari pelaksanaan program kesehatan hingga pengembangan infrastruktur desa.

Selanjutnya, pemerintah Kabupaten Seruyan berencana membentuk forum koordinasi periodik yang melibatkan perwakilan ormas, dinas terkait, dan pihak swasta. Forum ini akan menjadi arena evaluasi bersama, penetapan target, serta penyesuaian kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan lapangan.

Baca juga:
KPK Usut Dua Perkara Korupsi di Pemkab Bogor: Upah Pungut dan PBJ Jadi Sorotan
➜

Penguatan peran ormas juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga dalam proses perencanaan pembangunan. Dengan adanya mekanisme kontrol sosial yang kuat, masyarakat dapat mengawasi pelaksanaan proyek, mengidentifikasi potensi penyimpangan, dan memberikan masukan yang konstruktif. Hal ini sejalan dengan prinsip good governance yang menekankan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini menegaskan kembali komitmen Pemkab Seruyan dalam memperkuat sinergisitas lintas sektor. Dengan menempatkan ormas sebagai mitra strategis, pemerintah daerah berharap dapat mempercepat realisasi program pembangunan, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menciptakan iklim investasi yang stabil dan berkelanjutan.

Artikel ini pertama kali dimuat oleh Radar Kalteng, dan kini menjadi sorotan utama dalam upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Seruyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *