Trump Accounts resmi meluncur, bayi di AS dapat modal investasi Rp 17,92 juta untuk masa depan yang cerah!
PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meluncurkan program tabungan baru bernama Trump Accounts yang memberikan dana awal sebesar USD 1.000 atau sekitar Rp 17,92 juta kepada bayi yang memenuhi syarat. Program ini memungkinkan orang tua maupun pihak lain menyetor hingga USD 5.000 atau sekitar Rp 89,61 juta per tahun sebagai investasi sejak anak lahir.
Menurut analis senior ETF Bloomberg Intelligence, Eric Balchunas, pilihan investasi yang disediakan dalam Trump Accounts menguntungkan bagi orang tua karena terdiri dari lima ETF dengan portofolio terdiversifikasi dan biaya pengelolaan yang rendah. Pilihan utama dalam program ini adalah State Street SPDR Portfolio S&P 500 ETF (SPYM) yang mengenakan biaya sebesar 0,02 persen, sedangkan empat ETF lainnya mengenakan biaya 0,03 persen.
Menurut Balchunas, orang tua hanya perlu menentukan apakah akan memilih ETF berbasis S&P 500, yakni SPYM atau IVV, atau ETF pasar luas seperti ITOT, VTI, dan SPTM yang juga mencakup saham berkapitalisasi menengah dan kecil. Ia menjelaskan ETF S&P 500 saat ini lebih diminati investor dengan arus dana sekitar lima kali lebih besar dibanding ETF pasar luas. Namun, menurutnya, hasil investasi dalam jangka panjang diperkirakan tidak akan berbeda jauh.
Dengan asumsi imbal hasil tahunan 7 persen dan kontribusi maksimal setiap tahun, nilai investasi diperkirakan bisa mencapai sekitar USD 200.000 saat anak berusia 18 tahun. Balchunas menyebut SPYM menjadi pihak yang paling diuntungkan dari peluncuran Trump Accounts. Dana awal sebesar USD 1.000 dari pemerintah akan otomatis ditempatkan di SPYM ketika bayi lahir. Dana tambahan juga akan masuk ke SPYM, kecuali orang tua memilih memindahkannya ke ETF lain.
Tidak seperti Trump Accounts, pendaftaran bantuan modal usaha untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berkembang di media sosial terbukti palsu. Kompas.com melakukan verifikasi dan menemukan bahwa video yang mengeklaim Benny Rhamdani menginformasikan pendaftaran bantuan modal usaha untuk TKI adalah hasil manipulasi berbasis artificial intelligence (AI).
Video tersebut menyebarluaskan informasi palsu tentang pendaftaran bantuan modal usaha untuk TKI. Salah satu akun Facebook yang menyebarkan video tersebut menyarankan TKI untuk mengirim data diri termasuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mendaftar. Namun, informasi ini tidak benar dan tidak ditemukan dalam akun Facebook Benny Rhamdani.
Trump Accounts resmi meluncur, bayi di AS dapat modal investasi Rp 17,92 juta untuk masa depan yang cerah, dan ini adalah kesempatan bagi orang tua untuk memulai investasi sejak awal.

