IRGC Sebut AS dan Israel Gagal Menangkan Perang, Tujuan Utama di Iran Tak Tercapai
Ule.co.id – IRGC sebut AS dan Israel gagal menangkan perang, tujuan utama di Iran tak tercapai. Hal ini disampaikan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam sebuah pernyataan yang menegaskan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah gagal mencapai tujuan utama mereka dalam perang melawan Iran.
Menurut IRGC, tekanan militer yang dilancarkan Washington dan Tel Aviv tidak berhasil mematahkan ketahanan Iran. Upaya perang informasi untuk memisahkan masyarakat Iran dari sistem politik negara tersebut pun juga diklaim gagal. IRGC menyebut bahwa hasil perang bahkan memicu perpecahan di antara sekutu Barat dan mempercepat apa yang mereka sebut sebagai kemerosotan posisi Amerika Serikat dan Israel di tingkat internasional.
IRGC sebut AS dan Israel gagal menangkan perang, tujuan utama di Iran tak tercapai karena strategi yang mereka gunakan tidak efektif. Mereka berupaya memanfaatkan perang informasi untuk menciptakan jarak antara rakyat Iran dengan sistem politik negara itu, namun hal ini tidak membuahkan hasil karena media yang mereka sebut sebagai ‘revolutionary media’ mampu menghadapi kampanye disinformasi yang berlangsung selama konflik.
Perang Iran Menggerus Kepercayaan Publik Amerika Serikat. Sebuah jajak pendapat Marquette Law School Supreme Court pada akhir Juli 2026 menunjukkan, 88 persen warga Amerika meyakini perang terhadap Iran belum mencapai tujuannya, sedangkan hanya 12 persen yang menganggap operasi tersebut berhasil. Lebih jauh lagi, 75 persen responden menilai perang tidak sebanding dengan biaya dikeluarkan, memperlihatkan adanya jurang semakin lebar antara narasi resmi pemerintah dengan persepsi publik mengenai efektivitas kebijakan luar negeri Washington.
IRGC sebut AS dan Israel gagal menangkan perang, tujuan utama di Iran tak tercapai. Hal ini membuktikan bahwa perang tidak selalu dapat dimenangkan dengan kekuatan militer semata, melainkan juga memerlukan dukungan domestik yang kuat. Dalam kasus ini, Amerika Serikat dan Israel gagal memenangkan perang di Iran karena tidak dapat memenuhi tujuan utama mereka, yaitu mematahkan ketahanan Iran dan memisahkan masyarakat Iran dari sistem politik negara tersebut.
IRGC sebut AS dan Israel gagal menangkan perang, tujuan utama di Iran tak tercapai. Ini membuktikan bahwa perang tidak selalu dapat dimenangkan dengan kekuatan militer semata, melainkan juga memerlukan dukungan domestik yang kuat. Dalam kasus ini, Amerika Serikat dan Israel gagal memenangkan perang di Iran karena tidak dapat memenuhi tujuan utama mereka, yaitu mematahkan ketahanan Iran dan memisahkan masyarakat Iran dari sistem politik negara tersebut.
IRGC sebut AS dan Israel gagal menangkan perang, tujuan utama di Iran tak tercapai. Hal ini membuktikan bahwa perang tidak selalu dapat dimenangkan dengan kekuatan militer semata, melainkan juga memerlukan dukungan domestik yang kuat. Dalam kasus ini, Amerika Serikat dan Israel gagal memenangkan perang di Iran karena tidak dapat memenuhi tujuan utama mereka, yaitu mematahkan ketahanan Iran dan memisahkan masyarakat Iran dari sistem politik negara tersebut.

