analitik

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi, Kasus Kebakaran KMP Putri Yasmin

Ule.co.id – Pamit keluar rumah, gadis 19 tahun di Pekanbaru tak bisa dihubungi setelah melakukan panggilan telepon pada pukul 01.00 WITA untuk mengabarkan posisinya yang sedang bersiap menyeberang kembali ke Lombok. Indah Dwi Septiani, mahasiswi semester 3 Universitas Mataram (Unram), menjadi korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Ayah korban, Bripka Agus Wahyudi, tidak menyangka percakapan melalui sambungan telepon pada dini hari tersebut menjadi komunikasi sekaligus kenangan terakhir bersama putri keduanya. Indah bersama dua rekan kuliahnya, Haula Dwi Juliyatri Hasibuan dan Rahdatul Aisy Putri Salsabilla, sedang dalam perjalanan pulang menuju Lombok usai mengisi libur semester di Bali dengan mengendarai sepeda motor.

Baca juga:
Pemerintah Pastikan Minyakita Tidak Lagi untuk Bantuan Pangan, Fokus Jaga Pasokan di Pasar

Sebelum musibah melanda KMP Putri Yasmin, Indah sempat menghubungi pihak keluarga untuk mengabarkan posisinya yang sedang bersiap menyeberang kembali ke Lombok. Namun, usai panggilan telepon pada pukul 01.00 WITA tersebut, pihak keluarga kehilangan kontak dan tidak lagi bisa menghubungi Indah. Komunikasi terputus total hingga akhirnya kabar duka sampai ke telinga keluarga.

Pamit keluar rumah, gadis 19 tahun di Pekanbaru tak bisa dihubungi, menjadi sebuah kasus yang sangat menyedihkan. Sosok Indah, yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan menjadi panutan bagi adiknya, kini telah disemayamkan oleh pihak keluarga. Kepergiannya meninggalkan kepedihan mendalam bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Pamit keluar rumah, gadis 19 tahun di Pekanbaru tak bisa dihubungi, membuat kita menyadari betapa pentingnya menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga dan kerabat. Kasus kebakaran KMP Putri Yasmin ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam melakukan perjalanan.

Baca juga:
Pemkab Bartim meningkatkan tata kelola pemerintahan melalui SAKIP

Pamit keluar rumah, gadis 19 tahun di Pekanbaru tak bisa dihubungi, menjadi sebuah pelajaran berharga bagi kita semua. Kita harus selalu menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga dan kerabat, serta selalu waspada dan berhati-hati dalam melakukan perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *