analitik

Gudang Distributor Terbakar Pemadaman Berjam-jam di Palangka Raya: Upaya Besar Tim Pemadam dan Relawan

Ule.co.id – Insiden Gudang Distributor Terbakar Pemadaman Berjam-jam mengguncang kawasan Jalan G Obos Induk, Jalan Talenta, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya pada dini hari Jumat, 11 September 2026. Api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 00.44 WIB, menimbulkan kepanikan di antara warga sekitar yang segera melaporkan kejadian lewat grup pesan dan media sosial.

Kebakaran melanda sebuah gudang distributor yang terletak di belakang deretan ruko, kantor BRI, Prima Mandiri Utama, dan Honda Tunas Jaya. Bangunan tersebut menyimpan beragam produk konsumen, termasuk barang makanan populer seperti Indomie. Karena letaknya berdekatan dengan perumahan, api cepat menyebar dan menimbulkan asap tebal yang mengganggu pergerakan warga.

Baca juga:
Sekda Bartim Minta Predikat Keterbukaan Informasi Publik 2026 Harus Meningkat

Tim pemadam kebakaran Palangka Raya dikerahkan segera setelah laporan masuk. Upaya pemadaman dimulai pada pukul 00.50 WIB dan berlangsung hingga pukul 08.00 WIB, menandakan proses Gudang Distributor Terbakar Pemadaman Berjam-jam yang memakan waktu hampir delapan jam. Petugas harus berjuang di ruang yang sempit, sementara jalan utama dipadati penonton yang ingin menyaksikan aksi pemadaman.

Berbagai unsur pendukung turut serta dalam penanganan, antara lain TNI, Polri, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kehutanan Kalteng, Redkar, serta relawan lokal. Koordinasi lintas lembaga menjadi kunci utama untuk mengendalikan api yang terus berkobar. Setelah api berhasil ditekan, tim melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang dapat memicu kebakaran kembali.

Penjaga gudang, Rifki (25), mengaku sedang tertidur di sebuah pos parkir ketika api mulai mengamuk. Ia baru terbangun setelah mendengar teriakan warga. “Saya tidur di sini karena jauh pulang, jadi istirahat di pos. Saat mendengar teriakan, saya langsung melihat api sudah membesar,” ungkapnya. Rifki mengalami luka ringan pada jempol kaki kiri, namun selamat tanpa cedera serius.

Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Alfrianto, menyatakan bahwa penanganan selesai setelah proses pemadaman dan pendinginan berakhir pada pukul 08.00 WIB. “Kami menilai kebakaran selesai setelah tidak ada lagi titik api yang terdeteksi,” tuturnya. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi, dan nilai kerugian belum dapat dipastikan karena inventarisasi kerusakan masih berlangsung.

Baca juga:
Sinergi Pemkab Lamandau dan Polres Perkuat Penanganan Karhutla serta Antrean BBM

Kasus ini menyoroti pentingnya penataan gudang yang memuat barang berpotensi bahaya, terutama di area padat penduduk. Pemerintah daerah diharapkan melakukan evaluasi terhadap standar keamanan penyimpanan barang, serta meningkatkan sosialisasi prosedur darurat kepada pemilik usaha dan warga sekitar.

Selain menimbulkan kerugian material, kebakaran ini juga menguji kesiapan sistem penanggulangan bencana di Kalimantan Tengah. Respons cepat dari pemadam kebakaran, dukungan militer, serta partisipasi aktif relawan menunjukkan sinergi yang dapat diandalkan dalam menghadapi situasi darurat serupa di masa mendatang.

Warga yang sempat berkumpul di sekitar lokasi kini menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai dampak ekonomi bagi para pedagang dan pemilik gudang. Sementara itu, pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta memastikan tidak ada faktor kelalaian yang berkontribusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *