Pemkab Lamandau Gelar Salat Istikharah, Doa Bersama untuk Masa Depan Pembangunan
Ule.co.id – Pemkab Lamandau Gelar Salat Istikharah pada Selasa, 8 September 2026, di Bundaran Rusa, Nanga Bulik, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memohon petunjuk Allah SWT menjelang pelaksanaan program kerja dan kebijakan pembangunan. Acara yang dihadiri oleh aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, serta masyarakat luas itu menandai langkah spiritual sekaligus simbolik dalam proses pengambilan keputusan strategis.
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, memimpin doa bersama bersama para pejabat daerah, tokoh agama, dan warga. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa salat istikharah dilaksanakan untuk menyerahkan seluruh rencana pembangunan kepada Allah, berharap keputusan yang diambil akan menjadi yang terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Lamandau. “Dengan salat istikharah ini kita serahkan semua keputusan dan program pemda kepada Allah. Semoga yang kita pilih adalah yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Lamandau,” ujarnya.
Setelah melaksanakan dua rakaat salat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa istikharah khusus serta doa tolak bala. Doa tersebut memohon agar Kabupaten Lamandau senantiasa dijauhkan dari bencana, serta diberikan kemudahan dalam mewujudkan agenda pembangunan yang telah direncanakan. Kehadiran tokoh agama menambah kekhusukan acara, menegaskan pentingnya sinergi antara nilai spiritual dan kebijakan publik.
Acara ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat. Sejumlah aparat daerah menyatakan bahwa melalui salat istikharah, mereka berharap dapat memperoleh kejelasan dalam menghadapi tantangan pembangunan, termasuk sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang menjadi prioritas utama.
Ke depan, pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam setiap langkah pembangunan. Dengan mengadakan salat istikharah secara rutin, diharapkan keputusan-keputusan penting dapat diiringi dengan pertimbangan moral yang tinggi, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama di antara seluruh elemen masyarakat.

