analitik

Bupati Masduki Bagi Susu dan Masker di Sekolah: Upaya Gizi dan Kesehatan Anak Sukamara

Ule.co.idBupati Masduki Bagi Susu dan Masker di Sekolah menjadi sorotan utama pada kegiatan yang digelar di SDN Mendawai 2, Sukamara. Dalam aksi langsung tersebut, Bupati Masduki menyerahkan paket susu cair serta masker medis kepada ribuan murid, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan gizi dan melindungi kesehatan generasi muda.

Kegiatan berlangsung pada pagi hari, di mana tim dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara menyiapkan distribusi yang terkoordinasi. Setiap anak menerima satu sachet susu berprotein tinggi serta satu masker yang telah disertifikasi standar kebersihan. Proses pembagian diatur secara berurutan untuk menjaga ketertiban dan memastikan tidak ada anak yang terlewat.

Baca juga:
Pemkab Kotim Perkuat Budaya Hidup Sehat Melalui Aksi Bergizi di Sekolah

Pemberian susu tidak sekadar memberikan tambahan kalori, melainkan merupakan bagian dari program gizi sekolah yang bertujuan menutup kesenjangan asupan nutrisi pada usia pertumbuhan. Menurut data Dinas Kesehatan, tingkat kekurangan gizi pada anak usia sekolah di wilayah ini masih berada di atas angka nasional, sehingga intervensi seperti ini dianggap krusial untuk menurunkan risiko stunting dan anemia.

Sementara itu, distribusi masker menjadi respons cepat terhadap kondisi udara yang memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah sekitar. Asap tebal yang menyebar sejak dini hari menyebabkan indeks kualitas udara turun drastis, meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak-anak. Dengan masker, diharapkan paparan partikel berbahaya dapat diminimalisir.

“Pembagian susu dan masker ini salah satunya untuk pencegahan anak‑anak kita terinfeksi saluran pernapasan atau ISPA,” ujar Bupati Masduki dalam sambutan singkatnya. Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya bersifat insidental, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat.

Rencana selanjutnya mencakup ekspansi program ke sekolah menengah pertama dan menengah atas di seluruh Kabupaten Sukamara. Tim operasional telah menyusun jadwal kunjungan ke masing‑masing institusi pendidikan, dengan target mencapai setidaknya 80% sekolah dalam kurun waktu enam bulan ke depan. Setiap kunjungan akan diiringi oleh sesi edukasi tentang pentingnya kebersihan pernapasan dan pola makan seimbang.

Baca juga:
RSUD Pulang Pisau Simulasi Akreditasi untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

Pihak sekolah juga diminta berperan aktif dalam memantau kondisi kesehatan murid selama proses belajar mengajar. Kepala SDN Mendawai 2 menyatakan akan menambah jam istirahat di luar ruangan bila kualitas udara masih di bawah ambang batas aman. Selain itu, guru-guru diarahkan untuk menyisipkan materi gizi dalam pelajaran harian, sehingga anak-anak dapat memahami manfaat susu secara ilmiah.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten, diharapkan anak‑anak Sukamara dapat belajar dengan konsentrasi yang lebih baik, karena tubuh yang sehat berkontribusi pada performa akademik yang optimal. Selain itu, upaya ini juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan pendidikan secara sinergis.

Secara keseluruhan, inisiatif Bupati Masduki Bagi Susu dan Masker di Sekolah menegaskan bahwa investasi pada kesehatan anak adalah investasi pada masa depan daerah. Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen melanjutkan program ini hingga tercapai target kesejahteraan anak yang lebih tinggi, sekaligus menyiapkan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *