analitik

Kombes Sarly Sollu Mutasi ke Teknisi KBR Madya: Jabatan Baru dan Tantangan Besar

Ule.co.id – Profil Kombes Sarly Sollu, eks Dansat Brimob Polda Kaltara kena mutasi Polri, ini jabatan barunya [titlebase] menjadi sorotan utama setelah resmi ditetapkan sebagai Teknisi KBR Madya Tk. II Korps Brimob Polri. Penempatan baru ini menandai langkah strategis dalam karier perwira menengah yang selama ini mengemban beragam tugas penting di kepolisian.

Kombes Pol Sarly Sollu, lulusan Akademi Polisi 2001, sebelumnya menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Kalimantan Utara sejak 2024. Sebelumnya pula ia pernah memimpin beberapa wilayah penting, antara lain Kapolres Tana Toraja, Kapolres Tangerang Selatan, serta Wakapolres Metro Jakarta Barat. Pengalaman luas di bidang penegakan hukum dan penanganan situasi krisis menjadikannya sosok yang cocok untuk peran teknis tingkat madya dalam penanganan ancaman kimia, biologi, dan radioaktif (KBR/KBRN).

Baca juga:
Polisi Ungkap Korban Gempa NTT: 85 Meninggal, 1.048 Luka-Luka – Data Terbaru dan Analisis Dampak

Penetapan Kombes Sarly Sollu ke posisi Teknisi KBR Madya Tk. II Korbrimob Polri resmi diumumkan pada tanggal 19 Agustus 2026 melalui portal TribunKaltara. Jabatan ini merupakan jabatan fungsional perwira menengah yang biasanya diemban oleh perwira berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes) dengan keahlian khusus di bidang KBR. Tugas utama meliputi perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan operasi penanggulangan bahan berbahaya, serta pengembangan prosedur keamanan yang berstandar internasional.

Seiring dengan mutasinya, posisi Dansat Brimob Polda Kaltara yang ditinggalkan oleh Kombes Sarly Sollu kini diisi oleh Kombes Pol Sutrisno Hady Santoso, sebelumnya menjabat sebagai Danmen I Pelopor Pasbrimob II Korbrimob Polri. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 di markas Polda Kaltara, Tanjung Selor, dengan kehadiran pejabat tinggi Polri, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat.

Mutasi ini juga bertepatan dengan serangkaian kegiatan kepolisian di wilayah Kalimantan Utara. Pada 20 Agustus 2026, Kapolda Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto mengunjungi Polres Tana Tidung, melakukan pelepasan bibit ikan sebagai bagian dari program ketahanan pangan, serta menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran. Kegiatan tersebut menegaskan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya pembangunan berkelanjutan.

Berbagai pihak menilai penempatan Kombes Sarly Sollu di bidang KBR sebagai langkah tepat mengingat meningkatnya kebutuhan penanganan ancaman non-konvensional di Indonesia. Dengan latar belakangnya yang mencakup pengalaman operasional di daerah rawan konflik serta kemampuan manajerial, diharapkan ia dapat memperkuat kesiapsiagaan Brimob dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan bahan berbahaya.

Berikut rangkuman singkat karier Kombes Sarly Sollu:

Baca juga:
Bupati Kotim Minta Pengurus Baru Kwarcab Pramuka Perkuat Pembinaan Hingga Desa
  • Lulusan Akpol 2001.
  • Kapolres Tana Toraja (2020‑2022).
  • Kapolres Tangerang Selatan (2022‑2023).
  • Wakapolres Metro Jakarta Barat (2023‑2024).
  • Dansat Brimob Polda Kaltara (2024‑2026).
  • Teknisi KBR Madya Tk. II Korbrimob Polri (2026‑sekarang).

Selain itu, profil lengkap Kombes Sarly Sollu menegaskan kontribusinya dalam operasi penanggulangan bencana. Pada Agustus 2026, Polda Bali mengirimkan personel Brimob beserta dapur lapangan ke Nusa Tenggara Timur untuk membantu korban gempa bumi, menunjukkan komitmen Brimob dalam operasi kemanusiaan di seluruh nusantara.

Dengan jabatan barunya, Kombes Sarly Sollu diharapkan dapat mengoptimalkan program pelatihan internal Brimob, memperkuat kerjasama lintas lembaga, serta meningkatkan standar operasional dalam penanganan ancaman KBR. Ke depan, ia akan berkoordinasi erat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan kesiapsiagaan nasional menghadapi risiko bahan berbahaya.

Profil Kombes Sarly Sollu, eks Dansat Brimob Polda Kaltara kena mutasi Polri, ini jabatan barunya [titlebase] tidak hanya menyoroti perjalanan karier seorang perwira, tetapi juga mencerminkan dinamika mutasi internal Polri yang berorientasi pada penempatan sumber daya manusia sesuai kebutuhan strategis negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *