Ule.co.id – Pertandingan antara al ain dan Al Nassr di AFC Champions League Elite pekan ini menjadi sorotan utama setelah tim tuan rumah mengukir kemenangan telak 4-0. Laga yang berlangsung di Stadion Hazza Bin Zayed, Uni Emirat Arab, pada 15 September 2026, menegaskan dominasi Al Ain di babak pembuka kompetisi dan menambah beban bagi Cristiano Ronaldo serta pelatihnya, Ange Postecoglou.
Sejak peluit pertama dibunyikan pada pukul 23.01 WIB, Al Ain langsung menekan pertahanan Al Nassr. Gol pembuka datang pada menit ke-25 lewat aksi cepat Houssine Rahimi yang memanfaatkan kesalahan back‑pass Saad Al Nasser. Bola yang terlepas dari kaki bek Al Nassr berhasil direbut oleh Rahimi, lalu ditembakkan melewati kiper Nawal Al Aqidi, menjadikan skor 1-0 untuk tuan rumah.
Masuk babak kedua, Al Nassr berusaha mengubah alur permainan dengan mengganti beberapa pemain, termasuk menurunkan Joao Felix dan Sadio Mané. Namun, perubahan tak mampu menghentikan serangan Al Ain yang terus menekan. Pada menit ke-63, Houssine Rahimi kembali mencetak gol kedua setelah menerima umpan silang dan menempatkan bola tepat di sudut gawang, memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Tekanan semakin meningkat ketika Soufiane Rahimi menambah gol ketiga pada menit ke-72. Gol tersebut datang setelah serangan balik cepat, dengan Soufiane menembus pertahanan dan mengeksekusi tembakan keras yang tak terhalang oleh kiper Al Nassr. Tak lama setelah itu, pada menit ke-85, Giorgos Giakoumakis menutup pesta gol Al Ain dengan mencetak gol keempat, memanfaatkan ruang di area penalti setelah serangan terorganisir.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo hanya mendapatkan satu peluang tendangan bebas di menit akhir pertama babak kedua, namun tendangan tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Al Ain, Khalid Eisa. Ronaldo mengakhiri laga tanpa mencetak gol, menambah catatan pribadi yang belum memuaskan di kompetisi ini.
Postecoglou, yang baru saja mengambil alih kepemimpinan Al Nassr, menghadapi pertanyaan keras mengenai peran Ronaldo dalam tim. Dalam konferensi pers pasca‑pertandingan, ia menegaskan bahwa beban tak sepenuhnya terletak pada bintang Portugis itu, melainkan pada keseluruhan taktik tim. “Cristiano telah mencetak tiga gol di kompetisi ini, namun kami masih mencari keseimbangan yang tepat,” ujarnya.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola Al Ain sebesar 58% dengan total tembakan 18, dibandingkan 7 tembakan Al Nassr. Selain itu, Al Ain mencatat 6 corner dan 4 offsides, sementara Al Nassr hanya memiliki 2 corner dan 3 offsides.
- Skor akhir: Al Ain 4-0 Al Nassr
- Penjaga gawang Al Ain: Khalid Eisa
- Penjaga gawang Al Nassr: Nawal Al Aqidi
- Gol Al Ain: Houssine Rahimi (2), Soufiane Rahimi, Giorgos Giakoumakis
- Kartu kuning: Giorgos Giakoumakis (Al Ain), Abdullah Al‑Hamdan (Al Nassr)
Kemenangan ini menempatkan Al Ain pada posisi kuat di grup mereka, sementara Al Nassr harus bangkit cepat menjelang laga selanjutnya di Liga Pro Saudi. Kekalahan terbesar Ronaldo sejak bergabung dengan klub pada 2023 menambah tekanan pada manajemen klub untuk mengevaluasi strategi serangan dan kebugaran pemain senior.
Para pengamat sepakbola menilai bahwa Al Ain berhasil mengeksekusi rencana taktik yang menekankan pressing tinggi dan transisi cepat, sementara Al Nassr tampak kebingungan dalam mengatur lini tengah. Dengan jadwal pertandingan yang padat, Al Nassr hanya memiliki jeda dua hari sebelum menghadapi tim lain di kompetisi domestik, meningkatkan risiko kelelahan pada skuad inti.
Ke depan, Al Ain akan melanjutkan kampanye mereka melawan tim lain di grup, berharap dapat mempertahankan performa impresif ini. Sementara itu, Al Nassr harus mencari solusi cepat untuk memperbaiki pertahanan dan menemukan cara mengoptimalkan kontribusi Cristiano Ronaldo di lapangan.









