analitik

Italia vs Belgia: Debut Mancini Berujung Kegagalan 2-0, Belgia Dominasi di Nations League

Ule.co.id – Dalam laga menegangkan italia vs belgia di UEFA Nations League, Belgia berhasil menaklukkan Italia dengan skor 2-0 di Stadio Olimpico, Roma. Kemenangan ini menandai debut baru bagi pelatih Italia, Roberto Mancini, sekaligus debut impresif bagi manajer baru Belgia, Mark van Bommel. Sorotan utama pertandingan datang dari gol Mika Godts dan Dodi Lukebakio yang memanfaatkan celah pertahanan Azzurri.

Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari Italia. Gianluigi Donnarumma harus melakukan penyelamatan satu tangan pada tembakan Charles De Ketelaere pada menit ketujuh. Namun, peluang Italia belum berbuah ketika Francesco Pio Esposito menabrak tiang gawang setelah menerima umpan cerdik dari Nicolò Barella, meski kemudian dinyatakan offside. Moise Kean juga menguji kiper Belgia dengan tembakan jarak jauh, namun tidak mengubah skor.

Baca juga:
Drama Red Sparks: Kim Da‑in Kini Rekan Set Megavti di Hyundai Hillstate
➜

Gol pertama tercipta pada menit ke-20 setelah Alessandro Romano memberikan umpan yang salah arah, memungkinkan Kevin De Bruyne mengirim bola terobosan kepada Mika Godts. Godts menembus pertahanan Italia, mengelak Gianluca Mancini, dan menaklukkan tiang dekat dengan tendangan halus. Empat menit kemudian, Belgia menambah keunggulan lewat Dodi Lukebakio yang memanfaatkan serangan balik cepat, memotong lini tengah Italia dan menembak dari luar kotak penalti ke sudut bawah gawang.

Babak kedua menyaksikan Italia berusaha bangkit. Kean hampir menyamakan kedudukan dengan voli dari umpan silang Nicolo Cambiaghi, namun kiper Belgia Senne Lammens melakukan penyelamatan gemilang. Donnarumma kembali menunjukkan aksi heroik dengan menyelamatkan tembakan Godts dan De Ketelaere, namun peluang emas Italia terus terlewatkan. Pelatih Mancini mencoba mengubah taktik dengan menurunkan Momo Zoma dan Issa Doumbia, namun pertahanan Belgia yang disiplin tetap menahan serangan Azzurri.

Kekalahan ini menambah tekanan pada Roberto Mancini, yang kembali mengemban tugas melatih Italia setelah mengundurkan diri pada 2023. Dengan sejumlah pemain kunci absen karena skorsing atau cedera—Alessandro Bastoni, Federico Dimarco, Bryan Cristante, dan Nicolò Zaniolo—squad Italia tampak kurang kedalaman. Sementara itu, Mark van Bommel berhasil menampilkan tim Belgia yang meski kehilangan Leandro Trossard, Jeremy Doku, dan Andre Onana, tetap tampil kompak berkat kontribusi pemain Serie A seperti Kevin De Bruyne, Charles De Ketelaere, dan Diego Moreira.

Baca juga:
Kilas Balik Persiapan dan Tantangan Menjelang Duel FC Seoul vs Incheon di Asian Games 2026
➜

Analisis pasca-pertandingan menyoroti kebutuhan mendesak Italia untuk memperbaiki lini belakang dan menemukan penyelesaian akhir yang lebih tajam. Sementara itu, Belgia kini berada di posisi menguntungkan dalam grup Nations League bersama Prancis dan Turki, menegaskan bahwa debut van Bommel dapat menjadi titik balik bagi Red Devils. Pertandingan italia vs belgia ini menjadi indikator jelas bahwa kompetisi di level Eropa semakin kompetitif, dan Azzurri harus segera bangkit jika ingin kembali bersaing di panggung internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *