analitik

Jadwal F1 Bergeser: Dari Baku ke Madring, Dampak Besar pada Kejuaraan 2026

Ule.co.id – Perubahan f1 schedule kali ini tidak hanya memengaruhi satu sirkuit, melainkan memberi efek domino pada seluruh kalender Formula 1 2026, mulai dari Azerbaijan hingga debut Spanish Grand Prix di Madring.

Setelah FIA memindahkan balapan utama di Baku dari Minggu ke Sabtu untuk menghindari bentrok dengan Hari Peringatan Azerbaijan pada 27 September, seluruh rangkaian acara pada akhir pekan tersebut digeser satu hari lebih awal. Langkah ini menandai penyesuaian f1 schedule pertama yang signifikan tahun ini, sekaligus membuka peluang bagi seri pendukung, Formula 2, untuk memperkenalkan format “supersized” yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga:
Debut Gemilang Hamza Abdelkarim di Barcelona: Sejarah Baru untuk Mesir di La Liga

Formula 2 Round 12 di Baku akan menjadi satu-satunya akhir pekan dengan dua balapan fitur. Jadwal baru mencakup sesi latihan bebas 45 menit pada Kamis pagi, dua sesi kualifikasi masing-masing 20 menit pada Kamis sore, sprint race dan balapan fitur pertama pada Jumat, serta balapan fitur kedua pada Sabtu pagi sebelum Grand Prix F1. Dengan poin penuh 25 poin per kemenangan, tambahan balapan fitur memberi peluang besar bagi pembalap seperti Nikola Tsolov yang memimpin klasemen dengan selisih tipis tujuh poin atas Rafael Câmara.

CEO FIA Formula 2, Bruno Michel, menegaskan bahwa keputusan ini diambil karena F2 menjadi satu-satunya seri pendukung di Azerbaijan. “Kami memilih weekend F2 yang supersized untuk menambah nilai kompetisi dan memberi penonton lebih banyak aksi,” ujarnya.

Sementara itu, di Spanyol, sirkuit baru bernama Madring menjadi latar belakang drama balapan pertama yang tak terlupakan. Kimi Antonelli berhasil meraih kemenangan kedelapan musimnya, meningkatkan keunggulan di klasemen pembalap menjadi 81 poin setelah Lando Norris terpaksa kehilangan posisi puncak akibat Virtual Safety Car (VSC) pada lap ke-14.

Insiden VSC dipicu oleh kegagalan rem Aston Martin milik Lance Stroll yang terpaksa berhenti di area run‑off. Karena Norris baru saja melewati pintu pit saat VSC aktif, ia tidak dapat masuk pit secara “murah” sementara Antonelli dan Max Verstappen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengganti ban. Setelah VSC berakhir, Norris harus melakukan pit stop reguler dengan waktu layanan yang lebih lama, sehingga kembali di posisi kelima dan hanya mampu mempertahankan posisi ketiga pada garis finish.

Setelah balapan, Antonelli mengakui bahwa Norris layak menjadi pemenang. “Saya merasa Lando pantas menang hari ini,” katanya. Sementara Norris menilai dirinya “sangat sial” dan menekankan bahwa tidak ada yang dapat ia lakukan untuk mengubah hasil setelah VSC.

Klasemen pembalap kini menunjukkan Antonelli memimpin dengan jarak 81 poin, diikuti oleh Verstappen dan Hamilton yang masing‑masing berjuang menutup kesenjangan. Di sisi tim, Red Bull tetap menjadi tim terkuat, namun tekanan dari Mercedes dan Ferrari semakin terasa.

Baca juga:
Mees Hilgers Resmi Bergabung SC Heerenveen, Tantangan Baru untuk Timnas Indonesia

Berikut jadwal resmi f1 schedule untuk Spanish Grand Prix 2026 di Madring:

  • Jumat 11 September: Free Practice 1 (13:30‑14:30 CET)
  • Jumat 11 September: Free Practice 2 (15:30‑16:30 CET)
  • Sabtu 12 September: Qualifying (13:00‑14:00 CET)
  • Minggu 13 September: Race (14:00 CET, 57 lap)

Jadwal ini kembali menegaskan pola tradisional F1 dengan dua sesi latihan, satu sesi kualifikasi, dan balapan pada hari Minggu, berbeda dengan perubahan di Baku yang menggeser balapan ke hari Sabtu.

Perubahan f1 schedule ini menimbulkan tantangan logistik bagi tim dan penggemar, namun juga memberikan peluang strategis baru. Tim harus menyesuaikan strategi pit stop, persiapan mobil, dan manajemen tenaga kerja selama akhir pekan yang lebih padat. Bagi penggemar, variasi jadwal menambah daya tarik menonton karena setiap Grand Prix kini menawarkan cerita unik.

Dengan agenda yang semakin dinamis, mata dunia otomotif kini tertuju pada dua akhir pekan kritis: Baku dengan format F2 yang tak terduga, dan Madring yang menyajikan drama VSC serta kemenangan Antonelli. Kedua peristiwa ini akan menjadi titik tolak penting dalam perjuangan gelar juara dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *