analitik

Janice Tjen Guncang Madrid Open, Tantang Sloane Stephens di Guadalajara Open 2026

Ule.co.id – Janice Tjen kembali menjadi sorotan dunia tenis setelah menembus babak 16 besar Madrid Open 2026 bersama rekannya Aldila Sutjiadi, sekaligus menampilkan performa impresif di nomor tunggal. Keberhasilan ini menandai langkah penting bagi tenis Indonesia di ajang bergengsi Eropa.

Di lapangan tanah liat Caja Magica, Madrid, pasangan ganda putri Indonesia berhasil mengalahkan duo Marta Kostyuk (Ukraina) dan Clara Tauson (Denmark) dengan skor 6-3, 7-6 (7-1). Set pertama berjalan lancar bagi Janice Tjen dan Aldila, yang mengendalikan ritme permainan. Pada set kedua, lawan meningkatkan tekanan hingga memaksa tie‑break, namun Indonesia tetap dominan dan menutup pertandingan dengan tie‑break 7-1, memastikan tempat di perempat final.

Baca juga:
Janice Tjen Gagal ke Babak Kedua US Open 2026, Tersingkir dari Mirra Andreeva Peringkat 5 Dunia

Sementara itu, di nomor tunggal, Janice menorehkan kemenangan penting melawan petenis Rusia Alina Charaeva pada ronde pembuka. Setelah sempat tertekan pada fase awal, ia bangkit dengan pukulan konsisten, menutup laga 6-4, 6-2. Kemenangan ini memutus tren negatif empat turnamen beruntun yang berakhir di babak pertama, sekaligus meningkatkan peringkatnya menjadi 51 dunia.

Namun, tantangan berikutnya menanti di Guadalajara Open 2026, turnamen WTA 500 yang diselenggarakan di Panamerican Tennis Center, Zapopan. Di babak kedua, Janice Tjen berhadapan dengan mantan juara US Open 2017, Sloane Stephens, yang pernah berada di peringkat tiga dunia. Pertandingan berlangsung sengit sejak servis pertama, dengan kedua pemain tak mampu memecah serve hingga mencapai 6‑6 pada set pertama.

Set pertama kemudian dilanjutkan dengan tie‑break yang dipimpin Stephens. Ia berhasil merebut empat poin beruntun, sementara Janice sempat menyamakan kedudukan menjadi 4‑4 sebelum Stephens kembali menguasai dengan tiga poin tambahan, mengunci set pertama 7‑6 (4‑6). Pada set kedua, Janice sempat unggul 5‑2 dan mendekati kemenangan, namun Stephens membalikkan momentum, menyamakan menjadi 5‑5, lalu memimpin 6‑5. Setelah kedua pemain kembali ke 6‑6, tie‑break kembali menjadi arena kemenangan Stephens dengan skor 7‑6 (3‑7), menutup laga dengan dua set tie‑break.

Baca juga:
Kebangkitan Janice Tjen: Dari Kegagalan US Open ke Kemenangan Gemilang di Guadalajara Open 2026

Cuaca juga memberikan hambatan, ketika hujan deras menghentikan sementara pertandingan pada set pertama ketika skor berada di 4‑4. Meskipun demikian, kedua atlet kembali melanjutkan permainan setelah lapangan dibersihkan, menunjukkan profesionalisme tinggi.

Kinerja Janice Tjen di dua turnamen besar ini mencerminkan perkembangan tenis Indonesia yang semakin kompetitif. Dari keberhasilan menembus 16 besar di Madrid hingga pengalaman berharga melawan mantan juara Grand Slam di Guadalajara, petenis muda ini terus mengukir prestasi dan menginspirasi generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *