analitik

Kejutan Besar di US Open 2026: Elina Svitolina Tersingkir oleh Anna Kalinskaya

Ule.co.id – Elina Svitolina menorehkan catatan pahit pada US Open 2026 ketika ia kalah dari Anna Kalinskaya dengan skor 6-3, 2-6, 6-3 di babak ketiga. Unggulan dunia nomor 9 ini menjadi sorotan utama setelah menampilkan permainan agresif pada set pertama, namun tak mampu menahan gelombang serangan lawan yang bermain sebagai atlet netral.

Pertandingan berlangsung selama 1 jam 53 menit dan menyuguhkan total 13 break, termasuk enam break pada set pertama. Svitolina sempat memimpin 3-2 pada set ketiga sebelum menyerah total, sementara Kalinskaya menutup pertandingan dengan empat game berturut‑turut. Kemenangan ini menandai masuknya Kalinskaya ke perempat final US Open pertamanya, menambah daftar prestasi di semua Grand Slam.

Baca juga:
Xavi Simons ungkap alasan tinggalkan Barcelona: Mereka tidak percaya saya, Kisah Inspiratif Ferran Torres Bersama Timnas Spanyol

Kepergian Svitolina bukan satu‑satunya kejutan di hari itu. Karolina Muchova, peringkat tujuh dunia, juga tersingkir setelah dikalahkan 6-3, 7-5 oleh Emma Navarro, pemain berperingkat 27 yang kembali menembus babak delapan setelah absen sejak Wimbledon 2025. Navarro, yang sebelumnya menjuarai turnamen di Strasbourg setelah 15 bulan tanpa gelar, menegaskan kembali kemampuan mentalnya meski mengalami masalah kesehatan selama dua tahun terakhir.

Di sisi lain, Jessica Pegula melanjutkan perjuangannya dengan mengalahkan Leylah Fernandez 1-6, 6-4, 6-3. Pegula kini berada dalam posisi mengincar nomor satu dunia, asalkan ia memenangkan turnamen ini dan Aryna Sabalenka tidak melaju ke semifinal. Sementara itu, Linda Noskova, juara Wimbledon, berhasil menembus perempat final dengan kemenangan 6-2, 6-7, 6-2 atas Ann Li, dan akan berhadapan dengan Marta Kostyuk.

Berbagai statistik menegaskan betapa kompetitifnya babak ketiga ini. Semua sepuluh pemain teratas WTA berhasil mencapai setidaknya ronde ketiga, namun tiga di antaranya—Svitolina, Muchova, dan Diana Shnaider (yang kalah dari Taylor Townsend)—mengalami kegagalan lebih awal. Turnamen ini juga mencatat sembilan break dalam satu set, menandakan tingginya tingkat tekanan dan perubahan momentum.

  • Elina Svitolina (WTA No.9) vs. Anna Kalinskaya (WTA No.23) – 6-3, 2-6, 6-3
  • Karolina Muchova (WTA No.7) vs. Emma Navarro (WTA No.27) – 3-6, 5-7
  • Jessica Pegula (WTA No.3) vs. Leylah Fernandez (WTA No.33) – 1-6, 6-4, 6-3
  • Linda Noskova (WTA No.14) vs. Ann Li (WTA No.45) – 6-2, 6-7, 6-2

Penampilan Svitolina selama musim ini memang tidak konsisten. Meskipun berhasil memenangkan turnamen di Roma dan Auckland, ia belum menembus final di turnamen Grand Slam manapun, hanya mencapai perempat final di Roland Garros dan Doha. Pada US Open sebelumnya, ia terhenti di babak keempat, sehingga ekspektasi publik tetap tinggi.

Baca juga:
Klasemen NYCFC: Nashville SC Pertahankan Puncak Usai Imbang Tanpa Gol di Yankee Stadium

Setelah kekalahan tersebut, Svitolina mengungkapkan rasa frustrasinya dalam konferensi pers singkat. “Saya tahu hari ini akan sulit, tetapi saya berharap dapat kembali lebih kuat. Saya menikmati pertandingan ini meskipun hasilnya tidak sesuai harapan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi fisik dan mental menjadi tantangan utama di sirkuit yang menuntut perjalanan intensif.

Dengan keluarnya dua pemain Top‑10, babak selanjutnya US Open 2026 menjadi lebih terbuka. Para pemain muda dan petinggi yang belum pernah menembus perempat final sebelumnya kini memiliki peluang besar untuk menorehkan prestasi. Para penggemar tenis di seluruh dunia menantikan aksi selanjutnya, terutama pertarungan antara Pegula dan Sabalenka yang dapat menentukan siapa yang akan mengakhiri tahun sebagai nomor satu dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *