Ule.co.id – Stadion Butarque di leganes kembali menjadi sorotan nasional setelah menjadi tuan rumah netral pertandingan La Liga antara Rayo Vallecano dan Espanyol pada 15 September 2026. Keputusan menggelar laga di kota pinggiran Madrid ini mencerminkan masalah infrastruktur di Vallecas serta menegaskan peran strategis leganes sebagai venue alternatif bagi klub-klub besar.
Alvaro Morata, yang kini bermain atas pinjaman dari Como ke leganes, memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan pandangannya tentang manajer asal Spanyol, Cesc Fabregas. Dalam wawancara eksklusif, Morata menilai Fabregas sebagai sosok yang “sangat cerdas, belajar dari Conte, Mourinho, dan Guardiola,” serta menegaskan keyakinannya bahwa sang pelatih siap memimpin klub top di dunia. Morata menambahkan, “Saya tidak merasa situasi di Como cocok untuk saya, jadi keputusan pindah ke leganes bersama opsi beli adalah langkah yang tepat.”
Selain menyanjung Fabregas, Morata juga melontarkan pujian tinggi kepada rekan sempatannya, Victor Osimhen, yang kini berlabuh di Galatasaray. “Victor adalah salah satu striker top dunia, saya sangat menikmati bermain bersamanya. Ketika saya berada di belakangnya, saya hanya menunggu bola masuk ke ruang kosong,” ujar Morata kepada Sporty TV. Ia menambahkan bahwa Osimhen tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki sikap yang “menyenangkan, membantu semua orang, dan benar‑benar legenda.”
Pertandingan antara Rayo Vallecano dan Espanyol di leganes menjadi ujian bagi kedua tim yang tengah mencari konsistensi. Rayo, meski mengalami kegagalan manajerial dengan kepergian Inigo Perez, tetap menampilkan permainan menghibur namun belum mampu mengubah tiga kekalahan menjadi kemenangan. Sementara Espanyol, di bawah asuhan Manolo Gonzalez, menunjukkan perbaikan signifikan setelah masa sulit pada akhir musim lalu. Kedua tim diprediksi akan menampilkan taktik defensif yang ketat, dengan peluang bagi penyerang leganes yang sedang menyesuaikan diri di kompetisi elit.
Keberadaan leganes sebagai tuan rumah kini menambah dimensi baru bagi klub lokal. Meskipun tidak berkompetisi di La Liga, kota tersebut mendapat sorotan media dan peluang komersial yang signifikan. Penggemar lokal menyambut baik kehadiran tim besar, berharap hal ini dapat meningkatkan infrastruktur stadion serta menumbuhkan bakat muda melalui program akademi yang terintegrasi dengan klub-klub besar.
Berikut beberapa kutipan penting Morata dalam beberapa hari terakhir:
- “Fabregas sudah siap memimpin tim top, saya yakin dia akan sukses di mana pun dia berada.”
- “Saya tidak merasa cocok di Como, jadi pindah ke leganes memberi saya peluang bermain lebih banyak.”
- “Victor Osimhen adalah striker kelas dunia, sikapnya luar biasa dan selalu membantu rekan satu tim.”
Dengan agenda pertandingan yang padat dan sorotan media yang terus mengalir, leganes berada di persimpangan penting. Jika kota ini dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat fasilitas olahraga dan mendukung pemain muda, potensi pertumbuhan sepak bola di wilayah tersebut akan semakin besar. Sementara itu, para pendukung Rayo dan Espanyol menantikan aksi di lapangan yang kini menjadi panggung utama bagi cerita baru dalam kalender La Liga.









