Madura United Balik Menang Dramatis atas PSIM 2-1: Comeback Memukau di Babak Kedua
Ule.co.id – Pertandingan madura united vs psim pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 menyajikan drama lengkap: PSIM Yogyakarta unggul dulu, namun Madura United bangkit di babak kedua dan menutup laga dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Gol pembuka datang lebih dulu untuk PSIM melalui Nermin Haljeta pada menit ke-15. Serangan cepat dari sayap kanan PSIM berhasil menemukan ruang, umpan lurus Pulga Vidal menembus pertahanan Madura United, dan Haljeta mengeksekusi dengan tenang, menempatkan tim tamu di puncak papan skor.
Babak pertama berlangsung ketat. Madura United berusaha menekan, namun instruksi taktik pelatih Jose Manuel Gomes tidak sepenuhnya dijalankan, sehingga tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Bahkan pada menit ke-8, Dimitar Mitkov sempat mencetak gol, namun wasit menolak karena pelanggaran pada pemain bertahan. Gol tersebut dianulir, menambah frustrasi tuan rumah.
Setelah jeda istirahat, pelatih Gomes melakukan beberapa pergantian pemain. Perubahan ini mengubah dinamika permainan: tim menjadi lebih agresif, menguasai bola di zona tengah, dan menekan lini belakang PSIM secara berkelanjutan. Tekanan tersebut berbuah pada menit ke-71, ketika Jorge Mendonca menembus pertahanan lawan dan menyamakan kedudukan 1-1.
Hanya dua menit kemudian, Paulo Gali Freitas menambah keunggulan Madura United dengan gol kedua. Serangan balik cepat memanfaatkan ruang yang terbuka setelah gol pertama, dan Freitas mengeksekusi penyelesaian akhir yang tak dapat dihentikan kiper PSIM, Angga Saputra.
Pelatih Madura United, Jose Manuel Gomes, mengakui bahwa perubahan taktik dan pergantian pemain menjadi faktor utama keberhasilan. “Di babak pertama kami membuat pertandingan menjadi rumit, namun setelah turun minum kami memperbaiki pola permainan dan berhasil membalikkan hasil,” ujar Gomes dalam konferensi pers pasca laga.
Di sisi lain, pelatih PSIM, Jean‑Paul van Gastel, menilai timnya seharusnya dapat mengunci kemenangan lebih awal. Ia menyoroti gol Nermin Haljeta yang sempat dianulir VAR pada menit ke-39, serta kebingungan atas keputusan wasit yang sempat melanjutkan pertandingan setelah gol dianulir. “Kami merasa ada kejanggalan dalam prosedur, namun tetap fokus pada pertandingan,” kata van Gastel.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola hampir seimbang, dengan Madura United menguasai 48% dan PSIM 52%. Namun, tembakan ke arah gawang lebih banyak datang dari Madura United pada babak kedua, mencatat 7 tembakan, termasuk 3 tepat sasaran, dibandingkan PSIM yang hanya menghasilkan 2 tembakan tepat sasaran.
Keberhasilan comeback Madura United dalam laga madura united vs psim ini menambah catatan positif bagi tim asuhan Gomes. Kemenangan ini menjadi poin ketiga dalam klasemen sementara, menempatkan Madura United di posisi empat dengan 6 poin, sementara PSIM turun ke posisi lima dengan 4 poin.
Para pendukung Madura United yang hadir di stadion memberikan sorakan bergemuruh, terutama setelah gol penyama dan gol penentu kemenangan. Suasana meriah mencerminkan antusiasme suporter lokal yang berharap tim dapat melanjutkan tren positif ini pada pertandingan berikutnya.
Dengan hasil ini, fokus Madura United kini beralih ke laga berikutnya melawan Borneo Samarinda, sementara PSIM berusaha memperbaiki pertahanan dan mengoptimalkan peluang serangan agar dapat kembali meraih tiga poin pada pekan keempat.

