Ule.co.id – Pertandingan antara Real Salt Lake dan New York City FC (real salt lake vs new york city) berlangsung pada Sabtu malam, menampilkan kemenangan 2-0 bagi tim tamu di Stadion Rio Tinto di Utah. Hasil ini memutuskan rentetan delapan pertandingan tanpa kemenangan bagi NYCFC, sekaligus menambah deretan kekalahan beruntun Real Salt Lake yang kini mencapai sebelas laga.
Gol pertama tercipta pada menit ke-41 melalui aksi brilian Nicolás Fernández Mercau. Setelah menerima umpan lepas dari Agustín Ojeda di area penalti, Fernández mengontrol bola dengan kaki kanan, lalu mengirimkan tembakan tipis ke sudut kiri gawang, melesat melewati penjaga gawang Rafael Cabral. Gol tersebut menjadi bukti ketajaman serangan NYCFC, yang kini menempati peringkat ketujuh di klasemen Wilayah Timur dengan 32 poin.
Gol kedua datang pada menit ke-62, ketika Luighi Hanri Sousa Santos, yang dikenal sebagai Luighi, menerima umpan silang dari Ojeda setelah serangan balik cepat. Dengan satu sentuhan, Luighi menembakkan bola ke sudut kanan gawang, menambah keunggulan 2-0. Penampilan Luighi menegaskan perannya sebagai penyerang muda yang semakin menonjol di liga.
Penjaga gawang Matt Freese menjadi pilar pertahanan NYCFC pada malam itu. Freese mencatat lima penyelamatan krusial, termasuk dua kali menepis tembakan keras dari Luca Moisa dan Saba Lobjanidze. Penyelamatan-penyelamatan tersebut memastikan clean sheet bagi tim tamu, menandai shutout kelima Freese di musim ini dan memperkuat reputasinya sebagai kiper andalan tim nasional Amerika Serikat.
Di sisi lain, Real Salt Lake kesulitan menciptakan peluang signifikan. Upaya mereka di babak pertama hampir membuahkan gol pada menit ke-16, ketika Nico Fernández Mercau hampir mencetak, namun bola meleset tipis. Tekanan mereka kembali memuncak pada menit ke-18, namun Freese kembali melakukan double save yang mengagumkan, menolak peluang dekat dari Lobjanidze.
Pelatih Pascal Jansen menilai kemenangan ini sebagai titik balik penting bagi timnya. Jansen menegaskan bahwa perubahan taktik dan lima perubahan pemain dalam starting lineup berhasil memberikan energi baru. Ia menambahkan, “Kami membutuhkan hasil positif untuk menghentikan kemerosotan, dan pemain menunjukkan semangat juang yang luar biasa.” Sementara itu, pelatih Real Salt Lake, Diego Alonso, mengakui kesulitan timnya dalam menembus pertahanan NYCFC yang solid.
Kemenangan ini tidak hanya memperbaiki moral pemain, tetapi juga meningkatkan peluang NYCFC untuk bersaing di playoff MLS. Dengan tiga poin tambahan, mereka menutup jarak dengan tim-tim papan atas, sementara Real Salt Lake harus mencari solusi cepat untuk menghentikan rentetan kekalahan yang kini mencapai sebelas pertandingan berturut‑turut.









