analitik

Sama-sama Jadi Buruan, Honda Super One di Australia Ludes 125 Unit: Penjualan Rekor Seperti di Indonesia

Ule.co.id – Sama-sama jadi buruan, Honda Super One di Australia ludes 125 unit seperti di Indonesia [titlebase] menjadi headline utama sejak pemesanan dibuka pada pertengahan Agustus 2026. Kuota terbatas hanya 125 unit, namun dalam hitungan jam seluruhnya sudah terjual, menandakan tingginya antusiasme konsumen terhadap mobil listrik kompak ini di pasar Australia, serupa dengan fenomena yang terjadi di tanah air.

Honda Australia mengalokasikan 125 unit Super One untuk tahun 2026, sementara Honda Indonesia hanya menyiapkan 100 unit. Kedua pasar mengalami penjualan penuh seketika prapemesanan dibuka, menegaskan strategi peluncuran yang terkoordinasi dan eksklusif. Juru bicara Honda Australia menyatakan bahwa alokasi tersebut sudah habis dalam hitungan jam, dan kini perusahaan telah membuka pemesanan untuk pengiriman pada tahun 2027 guna menampung permintaan yang masih melimpah.

Baca juga:
Mitsubishi Gandeng Nissan Kembangkan Pikap Baru, Siap Kembali ke Pasar Amerika Serikat

Fenomena “Sama-sama jadi buruan, Honda Super One di Australia ludes 125 unit seperti di Indonesia [titlebase]” mencerminkan pola konsumen yang tidak menunggu test drive. Lebih dari 7.000 calon pembeli telah mengungkapkan minatnya, dengan lebih dari 6.500 di antaranya mengajukan uang muka sebelum harga resmi diumumkan pada 4 Agustus 2026. Hal ini memperkuat posisi Honda Super One sebagai salah satu EV (electric vehicle) paling diincar di kawasan Asia‑Pasifik.

Jika dibandingkan dengan kompetitor lokal, BYD melaporkan penjualan 282 unit hatchback Atto 1 pada Juli 2026, total 3.536 unit sejak awal tahun. Harga Atto 1 berkisar AU$27.000‑31.000 (sekitar Rp341‑Rp391 juta), lebih terjangkau dibandingkan Super One yang dibanderol mulai AU$36.900 (sekitar Rp467 juta) untuk varian satu warna, dan AU$37.400 (sekitar Rp473 juta) untuk varian dua warna. Meskipun harga lebih tinggi, Honda menekankan nilai tambah berupa layar sentuh 9,0 inci, sistem audio premium Bose, jok sport, dan pelek alloy 15 inci.

Keberhasilan penjualan juga memperkuat pernyataan “Sama-sama jadi buruan, Honda Super One di Australia ludes 125 unit seperti di Indonesia [titlebase]” yang kini menjadi bahan diskusi di forum otomotif. Mobil listrik ini ditenagai motor listrik tunggal 47 kW di depan, dengan opsi boost hingga 70 kW melalui tombol khusus di setir, serta dilengkapi simulasi suara mesin dan perpindahan gigi yang menambah sensasi berkendara.

Spesifikasi teknis Super One meliputi baterai berkapasitas 29,6 kWh, jangkauan sekitar 300 km dalam siklus WLTP, dan sistem Honda SENSING lengkap untuk bantuan mengemudi. Kendaraan ini juga menawarkan mode pengisian cepat yang dapat mengisi hingga 80% dalam kurang dari satu jam, menjadikannya pilihan praktis bagi konsumen perkotaan yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi.

Baca juga:
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Meski kuota 2026 sudah habis, Honda berjanji akan meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan 2027. Juru bicara menegaskan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan pabrik untuk mempercepat pasokan, meskipun waktu tunggu dapat bervariasi tergantung pilihan warna. Pembeli yang memilih varian satu warna diperkirakan dapat menerima kendaraan pada awal 2027, sementara varian dua warna mungkin mengalami penundaan.

Secara keseluruhan, penjualan penuh 125 unit di Australia menandai keberhasilan strategi peluncuran Honda Super One yang terfokus pada eksklusivitas dan kecepatan distribusi. Dengan minat yang terus mengalir dan rencana produksi yang berkelanjutan, Super One diprediksi akan tetap menjadi magnet utama bagi konsumen yang mengincar mobil listrik premium di pasar Asia‑Pasifik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *