Ule.co.id – Presiden Prabowo Subianto memimpin serangkaian acara penting di Jakarta pada 16‑17 September 2026, mulai meresmikan jalur LRT Kelapa Gading‑Manggarai, menyoroti agenda JITEX 2026, serta mengumumkan kesiapan nasional menghadapi ancaman El Nino.
Dalam upacara peresmian LRT, Prabowo Subianto bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menurunkan tirai operasional fase 1B LRT dengan panjang 12,2 km dan 11 stasiun. Proyek ini diharapkan memperkuat integrasi transportasi publik, mengurangi kemacetan, dan menjadi tulang punggung mobilitas masa depan ibu kota. Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas jaringan LRT hingga Jakarta International Stadium (JIS) serta menghubungkan dengan stasiun kereta cepat Jakarta‑Bandung (Whoosh) di Halim.
Sementara itu, JITEX 2026 (Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SME Expo) dijadikan platform strategis untuk memperluas investasi asing dan membuka akses pasar global. Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto menuturkan bahwa pameran ini menegaskan posisi Jakarta sebagai kota global yang kompetitif, berkelanjutan, dan ramah bisnis. Lebih dari seratus perusahaan domestik dan internasional menampilkan produk serta peluang kerjasama, menandai peningkatan aliran modal masuk ke sektor infrastruktur dan teknologi.
Gubernur Pramono Anung juga mengumumkan rencana groundbreaking proyek MRT Timur‑Barat yang akan dimulai tahun ini. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan memimpin peletakan batu pertama, menandai langkah signifikan dalam memperluas jaringan kereta cepat ke wilayah barat Jakarta. Proyek MRT ini diharapkan menyambungkan kawasan industri, perumahan, dan pusat bisnis, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Di bidang ketahanan pangan, Prabowo Subianto menyampaikan kesiapan Indonesia menghadapi fenomena El Nino yang diproyeksikan kuat hingga awal 2027. Cadangan beras di gudang Bulog mencapai lima juta ton, cukup untuk menahan dampak gagal panen selama sekitar sepuluh bulan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman melaporkan bahwa program pompanisasi air telah dilaksanakan selama setahun, meniru upaya mitigasi kekeringan 2003‑2004. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan untuk 22 provinsi, termasuk DKI Jakarta, pada dasaran Dasarian II September 2026.
Dalam ranah diplomasi, Menteri Luar Negeri Sugiono akan memimpin delegasi Indonesia pada Sidang ke‑81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa‑Bangsa di New York, 22‑28 September 2026. Keputusan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan fokus pada urusan domestik, sambil tetap menampilkan pesan kuat tentang ketahanan nasional, regional, dan global. Delegasi diperkirakan akan menghadiri lebih dari dua puluh pertemuan, termasuk forum MIKTA, OKI, serta diskusi tentang keamanan pangan, energi, dan rantai pasok.
Namun, tidak semua dinamika politik berjalan mulus. Koalisi pendukung Prabowo Subianto menunjukkan tanda‑tanda perpecahan, terutama setelah pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pada 5 September 2026. Yudhoyono menyoroti beban biaya hidup, kurangnya lapangan kerja berkualitas, dan ketimpangan layanan publik, sekaligus menegaskan tiga agenda utama partainya: ekonomi, keadilan, dan demokrasi. Meskipun ia menegaskan kembali dukungan kepada pemerintah, pernyataan tersebut memicu perdebatan internal mengenai arah kebijakan dan tingkat kepuasan publik yang menurun drastis pada koalisi Onward Indonesia.
Berbagai kebijakan infrastruktur, strategi investasi, dan upaya mitigasi iklim yang digulirkan oleh Prabowo Subianto mencerminkan upaya pemerintah untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan ketahanan nasional. Meski demikian, tantangan politik internal dan tekanan eksternal tetap menjadi faktor penting yang harus dikelola secara hati‑hati.
- Operasional LRT fase 1B – 12,2 km, 11 stasiun.
- JITEX 2026 – platform investasi global.
- Groundbreaking MRT Timur‑Barat – dipimpin Presiden.
- Cadangan beras Bulog – 5 juta ton, cukup 10 bulan.
- Delegasi PBB – fokus pada ketahanan nasional.
- Koalisi politik – sinyal perpecahan dan kritik internal.









