Hari Anak Nasional 2026: Anak Adalah Amanah sekaligus Generasi Penerus Bangsa di Pulang Pisau
Ule.co.id – Dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 di Pulang Pisau, Wakil Bupati H. Ahmad Rifa’i menegaskan kembali bahwa Anak Adalah Amanah sekaligus Generasi Penerus Bangsa, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam melindungi dan membangun masa depan mereka.
Acara yang dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, berlangsung di aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau. Rangkaian upacara dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga pendidikan dan kesehatan. Sebagai pembicara utama, Wakil Bupati H. Ahmad Jayadikarta menyampaikan pentingnya peran anak dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Hari Anak Nasional 2026 dengan tema ‘Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan’ mengingatkan kita bahwa anak bukan sekadar penerima kebijakan, melainkan pemegang amanah yang harus dijaga dan dikembangkan,” ujar Jayadikarta. Ia menambahkan bahwa kasih sayang, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai merupakan fondasi utama bagi generasi yang akan datang.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau telah menyiapkan serangkaian program strategis, antara lain penguatan sistem perlindungan anak, peningkatan akses pendidikan formal dan non‑formal, serta perbaikan layanan kesehatan anak. Program Forum Anak Daerah (FAD) menjadi wadah partisipasi anak dalam proses perencanaan kebijakan, memastikan suara mereka terdengar di tingkat lokal.
FAD tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga sarana pembelajaran bagi anak untuk memahami hak dan kewajiban mereka. Melalui forum ini, anak-anak dapat mengajukan aspirasi terkait fasilitas bermain, keamanan jalan, hingga kualitas pendidikan di sekolah masing‑masing.
Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menumbuhkan karakter. “Ajarkan nilai kejujuran, rasa hormat, dan semangat kebangsaan sejak dini. Anak yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang akan menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berintegritas,” ujarnya.
Pesan khusus kepada generasi muda Pulang Pisau pun tak luput. “Teruslah belajar, berani bermimpi, dan berkarya. Jadilah anak yang sehat, cerdas, dan mencintai daerah serta bangsa,” kata Jayadikarta. Ia mengajak anak-anak untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan lingkungan, sehingga mereka dapat mengasah kepemimpinan sejak dini.
Momentum peringatan HAN kali ini diharapkan menjadi titik tolak kuat untuk memperkuat komitmen bersama. “Sayangi anak, lindungi anak, dengarkan suara anak, dan bangun masa depan mereka. Karena melindungi anak berarti membangun masa depan Kabupaten Pulang Pisau dan bangsa,” pungkasnya dengan penuh semangat.
Dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan Kabupaten Pulang Pisau dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mengintegrasikan kebijakan perlindungan anak, pendidikan berkualitas, dan layanan kesehatan yang merata, menjadikan Anak Adalah Amanah sekaligus Generasi Penerus Bangsa bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang terwujud setiap hari.
