DPRD Kalteng Mendorong Optimalisasi Jembatan Timbang Kapuas
Palangka Raya, Ule.co.id – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, secara tegas menyoroti pentingnya optimalisasi jembatan timbang Kapuas di ruas Jalan Trans Kalimantan. Langkah ini krusial untuk melindungi kualitas infrastruktur jalan dari potensi kerusakan akibat kendaraan yang membawa muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL).
Peran Strategis Jembatan Timbang dalam Pengawasan Angkutan
Junaidi menjelaskan bahwa keberadaan jembatan timbang, khususnya di wilayah perbatasan antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, memegang peranan strategis. Fasilitas ini berfungsi sebagai instrumen utama dalam mengendalikan dan memantau aliran angkutan logistik yang melintasi jalur tersebut. Pengawasan tonase kendaraan secara ketat merupakan langkah esensial guna mencegah degradasi kondisi jalan yang sering diakibatkan oleh praktik ODOL yang masih marak terjadi.
BACA JUGA: Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran
Pentingnya Konsistensi dalam Implementasi Regulasi
Menurut Junaidi, upaya optimalisasi fungsi jembatan timbang ini harus selalu selaras dengan penerapan peraturan daerah yang telah ditetapkan mengenai pembatasan kapasitas angkutan barang. Penegakan aturan yang konsisten menjadi kunci efektivitas program. “Aturannya sudah jelas, tinggal bagaimana pengawalan dan implementasinya dilakukan secara konsisten,” ujarnya saat kunjungan kerja ke lokasi jembatan timbang tersebut.
Dampak Positif Optimalisasi terhadap Infrastruktur dan Anggaran
Junaidi lebih lanjut menegaskan bahwa jembatan timbang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pendukung semata, melainkan merupakan instrumen utama untuk memastikan regulasi berjalan efektif di lapangan. Tanpa adanya pengawasan maksimal, potensi kerusakan jalan akan semakin besar. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan beban anggaran perbaikan infrastruktur yang signifikan di kemudian hari. Keberadaan jembatan timbang Kapuas yang optimal akan mempermudah pengawasan dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas jalan.
Antisipasi Kebutuhan Infrastruktur Jelang Arus Mudik
Dalam konteks persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, Junaidi juga menyoroti pentingnya kondisi jalan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kesiapan infrastruktur jalan yang terpelihara dengan baik menjadi faktor penentu kelancaran dan keamanan mobilitas masyarakat selama periode tahunan tersebut. “Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, dan jalan yang terawat baik tentu akan menghemat biaya perbaikan di masa mendatang,” pungkas Junaidi, menekankan visi jangka panjang dalam pengelolaan infrastruktur.

