Pemkab Kobar Siap Dukung Pembangunan Universitas Muhammadiyah Pangkalan Bun
Palangka Raya Ule.co.id – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, secara resmi menyatakan kesiapannya memfasilitasi pembangunan Universitas Muhammadiyah Pangkalan Bun. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat sektor pendidikan tinggi di wilayah tersebut, dengan harapan Pangkalan Bun dapat menjadi pusat pendidikan terkemuka di Kalimantan Tengah, seiring dengan Palangka Raya.
Potensi Pangkalan Bun sebagai Pusat Pendidikan Unggulan
Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf, menyoroti posisi Kobar sebagai salah satu wilayah terdepan di Kalimantan Tengah. Ia berharap kehadiran kampus Muhammadiyah di Pangkalan Bun dapat menjadi solusi bagi pelajar daerah agar tidak perlu jauh-jauh menempuh pendidikan tinggi ke luar wilayah. Hal ini juga akan memberikan kenyamanan lebih bagi orang tua.
Pangkalan Bun dinilai memiliki potensi besar, termasuk keberadaan Taman Nasional Tanjung Puting. Yusuf menyebut lokasi ini sebagai “laboratorium alam berskala besar” yang sangat mendukung pengembangan akademik dan riset, khususnya untuk fakultas unggulan yang direncanakan.
Fakultas Unggulan dan Ekosistem Kesehatan
Dalam rencana pembangunannya, Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun akan menyiapkan fakultas kedokteran dan fakultas kedokteran gigi sebagai program studi unggulan. Selain itu, UMPR juga membuka peluang untuk mengembangkan Klinik PKU Muhammadiyah Pangkalan Bun menjadi Rumah Sakit Pendidikan Muhammadiyah. Ini akan menjadi bagian integral dari ekosistem pendidikan dan layanan kesehatan yang komprehensif di Kobar.
BACA JUGA: Lima Raperda Barito Utara Dukung Pembangunan Jangka Panjang
Dampak Positif terhadap Pembangunan Daerah
Kehadiran kampus Muhammadiyah di Pangkalan Bun diharapkan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) di Kotawaringin Barat. Muhamad Yusuf menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemkab Kobar, menegaskan komitmen UMPR untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan potensi lokal. Dukungan ini dianggap sebagai “energi besar” untuk mewujudkan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Respons Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat
Audiensi terkait rencana pembangunan kampus ini dipimpin oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Ahmad Syar’i, M.Pd, bersama Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf. Wakil Bupati Kobar, Suyanto, yang menyambut langsung audiensi tersebut, menyatakan kesiapan Pemkab Kobar untuk memfasilitasi rencana ini. Ia menekankan bahwa pengembangan pendidikan tinggi sejalan dengan visi besar pembangunan daerah dan program Bupati Kobar dalam meningkatkan IPM.
Suyanto juga menyarankan agar disiapkan lahan yang lebih luas untuk pengembangan kampus jangka panjang. Ia optimistis bahwa jika momentum ini dimanfaatkan dengan baik, Universitas Muhammadiyah Pangkalan Bun berpotensi menjadi ikon pendidikan baru, membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah barat yang terus berkembang.
Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terhadap pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun menandai langkah penting dalam upaya peningkatan kualitas dan akses pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah. Dengan fokus pada fakultas kedokteran dan pemanfaatan potensi lokal, proyek ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul dan mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

