PSM Makassar Terpuruk Imbang, Kritik Suporter, dan Tantangan di Awal Super League 2026/2027
Ule.co.id – psm makassar kembali menjadi sorotan publik setelah mencatatkan hasil imbang melawan Persis Solo di Stadion Gelora BJ Habibie pada 4 April 2026. Kegagalan meraih kemenangan dalam tiga laga awal kompetisi menimbulkan keprihatinan di kalangan suporter, pelatih, dan pengamat sepak bola nasional.
Pertandingan melawan Persis Solo dimulai dengan tempo sedang. Pada menit ke-18, Yuran Fernandes membuka keunggulan PSM lewat sundulan dari tendangan sudut yang diolah Victor Luiz. Gol tersebut memberi harapan bagi Juku Eja, namun keunggulan itu hanya bertahan singkat. Persis Solo berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-62 berkat gol Roman Paparyha yang memanfaatkan umpan panjang dari Andrei Alba. Skor akhir 1-1 tidak mengubah posisi klasemen kedua tim; PSM tetap berada di posisi ke-13 dengan 25 poin, sementara Persis Solo menempati urutan ke-15 dengan 21 poin.
Hasil imbang ini menjadi bagian dari rangkaian tiga laga tanpa kemenangan yang dialami PSM Makassar. Pada 19 September 2026, tim asuhan Darije Kalezic kembali terpaksa berbagi poin setelah melawan Persita Tangerang dengan skor 2-2. Gol-gol Aleksa Andrejic (menit 17) dan Tyronne del Pino (menit 74) memberi keunggulan bagi Persita, namun Ananda Raehan (menit 72) dan Stefan Jevtoski (menit 83) berhasil menyamakan kedudukan untuk PSM. Kekalahan dan imbang beruntun ini menempatkan PSM pada peringkat ke-12 klasemen sementara.
Pelatih asal Bosnia, Darije Kalezic, mengakui bahwa performa tim masih jauh dari harapan. Dalam konferensi pers usai laga melawan Persita, ia menyoroti kesalahan individual dan pelanggaran taktik di babak kedua sebagai faktor utama kegagalan. “Realitasnya, dari tiga pertandingan yang kita jalani, kita mendapatkan dua poin. Kesalahan individu yang sangat besar membuat tim ketinggalan,” ujar Kalezic. Ia menambahkan bahwa disiplin taktik harus diperbaiki agar pertahanan tidak mudah ditembus.
Sementara itu, suporter PSM Makassar, dipimpin oleh Ketua Laskar Ayam Jantan Parepare Muhammad Ishak, mengungkapkan kekecewaan mereka. “Tiga laga tanpa kemenangan membuat kami kecewa. Para pemain tidak menunjukkan mental yang kuat,” kata Ishak kepada detikSulsel. Ia menilai kurangnya dukungan penonton di tribun turut memengaruhi performa tim, namun menekankan bahwa penilaian terhadap pelatih masih terlalu dini mengingat masa transisi yang masih berlangsung.
Tak hanya suporter, mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar, Luciano Leandro, yang kini menjadi pengamat nasional, menyoroti kekuatan lawan di tingkat regional. Ia mengingatkan bahwa Timnas Malaysia menambah tiga pemain naturalisasi menjelang FIFA ASEAN Cup 2026, yang dapat menjadi ancaman bagi Indonesia. Menurut Luciano, adaptasi pemain naturalisasi tidak otomatis menjamin hasil maksimal; chemistry dengan pemain lokal menjadi kunci.
Di sisi lain, PSM Makassar harus menghadapi tekanan kompetitif tidak hanya dari lawan domestik, tetapi juga dari ekspektasi publik yang mengharapkan perbaikan segera. Pada pekan berikutnya, tim dijadwalkan melawan Persebaya Surabaya di kandang sendiri. Manajemen dan staf kepelatihan diharapkan memanfaatkan jeda FIFA Matchday untuk evaluasi total, termasuk penyesuaian skuad baru dan strategi permainan.
Statistik sementara menunjukkan bahwa PSM mencatatkan 25 poin dari 13 pertandingan, dengan rata-rata tembakan ke gawang per laga masih berada di bawah rata-rata liga. Pertahanan juga menunjukkan celah, terbukti dari kebobolan dua gol dalam satu laga melawan Persita. Untuk mengatasi hal tersebut, pelatih Kalezic berencana menambah intensitas latihan taktik dan memperkuat koordinasi antara lini belakang dan tengah.
Secara keseluruhan, situasi PSM Makassar mencerminkan fase transisi yang menantang. Kombinasi kritik suporter, tekanan media, dan tantangan kompetitif menuntut manajemen klub untuk melakukan perbaikan struktural. Jika langkah-langkah korektif dapat diimplementasikan secara konsisten, harapan akan kembali pulih dan PSM dapat bersaing lebih baik di sisa musim Super League 2026/2027.

