Internasional

Pangeran Harry Kembali ke Inggris, Ketegangan dengan William Memanas dan Status Warga Biasa Diumumkan

Pangeran Harry Kembali ke Inggris, Ketegangan dengan William Memanas dan Status Warga Biasa Diumumkan

Ule.co.id – Pangeran Harry kembali menetap di Inggris bersama Meghan Markle, namun kedatangan mereka memicu sorotan tajam terkait hubungan dengan kakaknya, Pangeran William, serta penegasan status mereka sebagai warga negara biasa oleh Istana Buckingham.

Menurut mantan kepala pelayan kerajaan, Grant Harrold, William masih menyimpan rasa kecewa atas tuduhan-tuduhan yang diungkap Harry dalam memoarnya tahun 2023. Harrold menyatakan William akan memantau gerak-gerik adiknya dengan ketat, berupaya mengantisipasi langkah-langkah selanjutnya. Sumber dalam lingkaran kerajaan menambahkan bahwa meski jarak geografis kini lebih dekat, ketegangan emosional tetap terasa, menempatkan perselisihan keluarga di satu negara yang sama.

Kedatangan pasangan Sussex pada Rabu, 26 Agustus, di Bandara Birmingham menandai awal fase baru. Namun, tidak lama setelah itu, surat resmi dari Istana Buckingham yang dikeluarkan atas arahan Raja Charles III menegaskan bahwa Harry dan Meghan tidak lagi berhak menggunakan gelar HRH (His/Her Royal Highness) dan dianggap warga negara biasa. Surat tersebut, yang diterima tim mereka pada pukul 13.59 waktu Inggris, menimbulkan kejutan karena pasangan tidak diberi tahu sebelumnya.

Tim Harry dan Meghan segera mengirimkan pertanyaan mengenai isi surat, termasuk apakah panduan tersebut sudah disebarluaskan. Pada pukul 15.09, mereka berhasil menghubungi Harry yang sedang berada dalam sebuah pertemuan, namun hanya dua menit kemudian, pada pukul 15.11, mereka diberitahu bahwa surat sudah diedarkan ke media. Kejadian ini menambah ketegangan, terutama karena status resmi mereka menjadi sorotan publik dan media internasional.

Sementara itu, spekulasi mengenai kemungkinan pertemuan antara William dan Harry masih beredar. Sumber menyatakan bahwa pertemuan tersebut mungkin terjadi, namun prosesnya akan berjalan perlahan dan bersifat pribadi. Kedua pihak tampaknya masih memilih pendekatan menunggu dan melihat perkembangan lebih lanjut, mengingat hubungan mereka yang masih retak.

Di sisi ekonomi, pernikahan Harry dengan Meghan pada tahun 2018 diperkirakan pernah memberikan dampak positif bagi perekonomian Inggris, dengan perkiraan pemasukan hingga 500 juta poundsterling melalui pariwisata, perhotelan, dan penjualan merchandise. Meskipun kini mereka tidak lagi menjadi anggota resmi keluarga kerajaan, kehadiran mereka tetap menarik perhatian dunia, yang dapat berpotensi memicu kunjungan wisatawan ke lokasi-lokasi terkait.

Selain isu keluarga, kembali ke Inggris juga menimbulkan pertanyaan mengenai kehidupan pribadi pasangan Sussex. Mereka dikabarkan menetap di rumah pribadi di luar London, sementara kedua anak mereka, Archie (7 tahun) dan Lilibet (5 tahun), mulai bersekolah di Inggris. Kehidupan mereka yang lebih rendah profil namun tetap berada dalam sorotan publik menambah dinamika baru dalam narasi kerajaan modern.

Secara keseluruhan, situasi Pangeran Harry saat ini mencerminkan kompleksitas hubungan antara tradisi monarki dan realitas modern. Dengan pengawasan ketat dari William, penegasan status warga biasa oleh istana, dan dampak ekonomi yang masih terasa, saga keluarga Sussex terus menjadi topik hangat di media internasional.

Geza Jago

Di balik kacamata hitamnya, Geza Jago menyembunyikan dua dunia yang bertolak belakang - teknik dan seni. Siang hari, ia menyibukkan diri dengan kode-kode yang menjemukan, tapi sore hari, ia berubah menjadi pemburu momen indah di jalanan Bali dengan kamera di tangannya. Selingan hiburan yang paling digemarinya? Mengoleksi piringan hitam dan mendengarkan musik yang membuatnya terinspirasi untuk menulis, dan sejak 2015, karya-karyanya mulai mendapatkan perhatian.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *