DPRD Palangka Raya: Perketat Pengawasan Program MBG

Palangka Raya, Ule.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, melalui anggotanya Khemal Nasery, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah guna memastikan kualitas makanan yang diterima siswa memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

Khemal Nasery menekankan bahwa program yang didanai oleh uang rakyat ini harus berjalan transparan, sehingga pengawasan publik menjadi sangat krusial. Masyarakat, termasuk orang tua siswa, memiliki hak untuk terlibat aktif dalam mengawasi pelaksanaan program ini agar tidak menyimpang dari tujuan awal.

Pentingnya Pengawasan dan Partisipasi Publik

Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dianggap sebagai kontrol sosial yang efektif. Khemal mengimbau agar setiap temuan terkait menu makanan yang tidak layak konsumsi atau tidak sesuai standar gizi segera didokumentasikan dan dilaporkan sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah kota.

Lebih lanjut, setiap sekolah memiliki kewenangan penuh untuk menolak menu MBG yang dinilai tidak memenuhi standar gizi atau tidak layak untuk dikonsumsi. Hal ini penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi anak-anak di sekolah.

BACA JUGA: Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran

Prioritas Gizi Anak dan Transparansi Anggaran

DPRD menegaskan bahwa pengelola program tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata. Prioritas utama haruslah kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak. Jangan sampai target peningkatan gizi anak terabaikan demi menekan biaya atau mencari keuntungan pribadi.

Berdasarkan informasi yang diterima, anggaran yang dialokasikan untuk setiap paket menu MBG adalah Rp10 ribu per anak, dengan tambahan Rp2 ribu untuk biaya operasional pengelola Sistem Penyediaan Pangan Gratis (SPPG). Transparansi rincian anggaran ini menjadi krusial untuk mencegah potensi penyimpangan dan kesalahpahaman dalam pengelolaan program.

Komitmen Kualitas yang Berkelanjutan

Khemal Nasery mengingatkan bahwa perbaikan kualitas program harus dilakukan secara konsisten, tidak hanya pada momen-momen tertentu. Konsistensi ini vital agar tujuan utama program, yaitu peningkatan gizi anak-anak, dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.

Dengan pengawasan yang ketat dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di Palangka Raya dapat berjalan efektif, memberikan manfaat maksimal bagi tumbuh kembang anak, dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *