Kapuas Siapkan Gelaran FSQ XII Tingkat Provinsi Kalteng, Tuan Rumah Resmi Acara Seni Qasidah
Ule.co.id – Kapuas Tuan Rumah FSQ XII Provinsi Kalteng resmi mengumumkan kesiapan menyelenggarakan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke‑XII tingkat provinsi, menandai langkah strategis dalam memperkuat budaya Islam di wilayah Kalimantan Tengah.
Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmen melalui rapat persiapan pembentukan panitia yang digagas DPD LASQI Nusantara Jaya. Pertemuan yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas dihadiri Ketua Umum DPD LASQI, Suwarno Muriyat, serta perwakilan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan setempat.
Dalam sambutannya, Suwarno Muriyat menekankan pentingnya struktur kepanitiaan yang solid dan terintegrasi. Ia menambahkan bahwa keberhasilan FSQ XII sangat bergantung pada sinergi antara DPD LASQI Kapuas, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama, sehingga acara dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Rapat tersebut menghasilkan beberapa keputusan kunci, antara lain:
- Pembentukan panitia gabungan yang meliputi perwakilan DPD LASQI, Dinas Pendidikan, dan Kemenag.
- Penyusunan rencana kerja terperinci mencakup tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.
- Identifikasi kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk panggung, sound system, dan fasilitas kesehatan.
- Penyusunan anggaran yang realistis serta pencarian sponsor lokal dan regional.
Selanjutnya, panitia akan menyusun jadwal latihan bagi para peserta qasidah, yang diperkirakan melibatkan lebih dari 30 kelompok musik dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah. Latihan intensif dijadwalkan mulai bulan depan, dengan dukungan fasilitas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.
Selain itu, Kementerian Agama akan menyediakan tim pembimbing agama untuk memastikan materi qasidah tetap sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang dianjurkan. Tim tersebut juga akan mengawasi pelaksanaan acara agar tetap mengedepankan etika dan tata cara Islami.
Persiapan teknis meliputi penataan lokasi di pusat kota Kapuas, yang dipilih karena aksesibilitasnya yang baik serta kemampuan menampung penonton dalam jumlah besar. Panitia berencana membangun area khusus untuk pameran buku Islam, stan kuliner tradisional, serta ruang diskusi budaya.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, DPD LASQI bersama Dinas Pendidikan akan menggelar kompetisi qasidah tingkat sekolah menengah pertama dan menengah atas. Kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni qasidah serta menyiapkan bakat-bakat baru untuk tampil di panggung utama FSQ XII.
Pengamanan acara juga menjadi prioritas. Kepolisian Daerah setempat telah menyiapkan satuan khusus untuk mengawal pergerakan massa, sementara tim medis akan ditempatkan di setiap titik strategis guna menangani situasi darurat.
Dengan langkah persiapan yang matang, Kapuas Tuan Rumah FSQ XII Provinsi Kalteng berharap acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, melainkan juga sarana edukasi dan pemersatu antar‑umat. Diharapkan, festival ini dapat meningkatkan citra budaya Kalimantan Tengah di mata nasional maupun internasional.
Acara puncak FSQ XII dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan November mendatang, dengan harapan ribuan penonton dari dalam dan luar provinsi akan hadir menyaksikan penampilan qasidah yang memukau serta berpartisipasi dalam kegiatan budaya lainnya.

