analitik

Wapres Sambangi Keluarga Relawan Karhutla Gugur di Mendawai VI, Janji Tingkatkan Keselamatan Petugas

Ule.co.id – Wapres Sambangi Keluarga Relawan Karhutla Gugur di Mendawai VI pada Kamis (10/9/26) sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pengorbanan petugas pemadam kebakaran hutan di Kalimantan Tengah. Kunjungan itu dipimpin oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, yang langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Akhmad Rizani, Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) yang tewas saat bertugas.

Acara dimulai dengan pertemuan di kediaman keluarga Rizani di Jalan Mendawai VI, Palangka Raya. Gibran menyampaikan rasa duka yang mendalam, sekaligus mengucapkan terima kasih atas dedikasi almarhum yang selalu berada di garis depan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. “Saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa‑jasa beliau,” ujar Wapres di hadapan istri dan anak‑anak almarhum.

Baca juga:
MRT Jakarta: Progres Bundaran HI-Kota capai 63%, siapkan rute timur-barat

Selain menyampaikan rasa simpati, Wapres juga menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan standar keselamatan petugas. Ia menekankan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap serta prosedur kerja yang ketat. “Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja. Gunakan APD sesuai prosedur dan sebisa mungkin menjaga kesehatan,” tegas Gibran kepada para petugas yang hadir.

Pertemuan tersebut juga menjadi forum dialog antara Wapres dan para relawan pemadam karhutla yang masih aktif. Gibran memuji kerja keras mereka dalam memadamkan titik api sejak awal, menyebut mereka sebagai “ujung tombak pelaksana di lapangan.” Ia menambahkan bahwa penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman, melainkan juga harus memperhatikan keselamatan masyarakat terdampak, perlindungan kelompok rentan, serta keberlangsungan satwa liar dan ekosistem hutan.

Kepergian Akhmad Rizani menjadi pengingat keras akan risiko tinggi yang dihadapi petugas dalam upaya melindungi hutan. Selama penanganan kebakaran di wilayah Kalteng, petugas sering harus beroperasi dalam kondisi cuaca ekstrem, medan yang sulit, serta paparan asap berbahaya. Wapres menegaskan bahwa pemerintah akan meninjau kembali kebijakan alokasi peralatan, pelatihan, serta dukungan medis bagi para relawan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan rencana peningkatan fasilitas pemadam kebakaran, termasuk penambahan kendaraan pemadam berteknologi tinggi dan pusat koordinasi yang terintegrasi. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat dapat memperkecil angka korban jiwa di masa mendatang.

Wapres Sambangi Keluarga Relawan Karhutla Gugur di Mendawai VI juga menjadi momen penting bagi keluarga almarhum untuk mendapatkan dukungan moril dan material. Pemerintah daerah berjanji akan memberikan bantuan sosial serta program beasiswa bagi anak‑anak Rizani, sebagai wujud penghargaan atas pengorbanan sang ayah.

Baca juga:
Polisi Ungkap Korban Gempa NTT: 85 Meninggal, 1.048 Luka-Luka – Data Terbaru dan Analisis Dampak

Para saksi mata mengungkapkan bahwa kehadiran Wapres memberikan semangat baru bagi para petugas yang masih berada di lapangan. “Kehadiran beliau memberi rasa dihargai. Kami semakin termotivasi untuk terus berjuang melindungi hutan,” kata salah satu anggota tim pemadam.

Secara keseluruhan, kunjungan ini menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Dengan menekankan pentingnya keselamatan, penggunaan APD, dan dukungan bagi keluarga korban, diharapkan tragedi serupa dapat diminimalisir.

Wapres Sambangi Keluarga Relawan Karhutla Gugur di Mendawai VI menjadi contoh konkret kebijakan pemerintah yang responsif terhadap kebutuhan lapangan. Diharapkan langkah‑langkah ini dapat meningkatkan profesionalitas petugas, memperkuat sistem mitigasi kebakaran, dan pada akhirnya melindungi hutan serta kehidupan manusia di Kalimantan Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *