Ule.co.id – 363 Personel Siap Bawa Nama Bartim di Porprov XIII Kalteng menjadi sorotan utama setelah rapat pleno KONI Kabupaten Barito Timur menetapkan kontingen inti sebanyak 363 orang, terdiri atas 333 atlet dan ofisial serta 30 personel panitia. Keputusan ini diambil dalam rangka memaksimalkan peluang meraih prestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah yang akan digelar di Pangkalan Bun.
Rapat pleno yang dipimpin Ketua Umum KONI Bartim, H. Muniko Kurniawan SE, berlangsung di Kantor Sekretariat KONI Bartim, Jalan A. Yani Km 2, Tamiang Layang. Dalam pertemuan tersebut, seluruh jajaran pengurus, delegasi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, serta perwakilan cabang olahraga dan organisasi keolahragaan anggota KONI menyepakati strategi kompetisi yang terintegrasi.
Muniko menegaskan bahwa keikutsertaan Bartim di Porprov XIII bukan sekadar memenuhi kewajiban, melainkan menjadi ajang untuk mengharumkan nama daerah di level provinsi. “Forum ini menjadi wadah menyatukan visi, menyelaraskan perspektif, dan mematangkan strategi. Kami datang ke Porprov XIII dengan target jelas, membawa pulang prestasi membanggakan dan menegakkan marwah Gumi Jari Janang Kalalawah di kancah provinsi,” ujarnya dengan tegas.
Dengan alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur, kontingen dapat menutupi kebutuhan operasional, transportasi, akomodasi, serta perlengkapan latihan. Sekretaris Umum KONI Bartim, Erwin Nakalelo, menambahkan, “Dukungan anggaran ini merupakan wujud nyata kepedulian kepemimpinan daerah terhadap masa depan prestasi keolahragaan generasi muda kita.”
Kontingen inti akan bersaing dalam 22 cabang olahraga, mencakup atletik, renang, sepak bola, bulu tangkis, dan lain-lain. Setiap cabang olahraga diberikan kuota yang disesuaikan dengan kemampuan teknis dan potensi prestasi. Namun, KONI Bartim tetap membuka peluang bagi cabang olahraga yang ingin menambah atlet atau ofisial di luar kuota yang dibiayai pemerintah daerah. Penambahan tersebut dapat dilakukan melalui mekanisme dana mandiri, dengan tetap mengacu pada regulasi Porprov.
Proses pendaftaran mandiri akan diawasi ketat oleh panitia kontingen, memastikan setiap penambahan tercatat dalam surat keputusan resmi. Hal ini penting untuk menjaga keabsahan administratif dan menghindari potensi pelanggaran aturan kompetisi.
Persiapan fisik dan mental para atlet juga tidak luput dari perhatian. Tim pelatih dan pembina melakukan sesi latihan intensif di fasilitas olahraga Kabupaten Barito Timur, termasuk pusat kebugaran dan lapangan berstandar nasional. Selain itu, program psikologis dibentuk untuk meningkatkan ketahanan mental menjelang kompetisi.
Strategi taktik yang dirumuskan meliputi analisis lawan, penyesuaian formasi, serta pemilihan cabang olahraga yang memiliki peluang medali tinggi. “Kami menilai kekuatan masing‑masing cabang, kemudian menyesuaikan sumber daya agar dapat memberikan hasil optimal,” kata Muniko.
Harapan besar ditempatkan pada atlet muda yang telah menunjukkan prestasi di ajang regional. Beberapa di antaranya pernah meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi sebelumnya, sehingga diharapkan dapat mengangkat bendera Bartim di podium Porprov XIII.
Secara keseluruhan, 363 Personel Siap Bawa Nama Bartim di Porprov XIII Kalteng mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, KONI, dan komunitas olahraga untuk menorehkan prestasi gemilang. Dengan dukungan finansial, teknis, dan moral yang memadai, Bartim menatap kompetisi dengan optimisme tinggi, siap menambah koleksi medali dan mengukir sejarah baru dalam catatan olahraga provinsi.








