analitik

Aryna Sabalenka Siap Ganda Gelar di US Open 2026, Hadapi Jessica Pegula di Semifinal

Ule.co.id – Di tengah sorotan media internasional, aryna sabalenka kembali menegaskan ambisinya untuk meraih tiga gelar US Open berturut‑turut. Pada babak semifinal wanita US Open 2026, mantan juara dua kali itu akan berhadapan dengan Jessica Pegula, pemain asal Amerika Serikat yang menempati peringkat ketiga dunia.

Penampilan Sabalenka sepanjang turnamen ini menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Ia menembus semifinal untuk keenam kalinya berturut‑turut, sebuah rekor yang belum pernah dicapai oleh pemain wanita sejak era Open. Pada putaran kedelapan final, Sabalenka mengalahkan juara Wimbledon, Linda Noskova, dengan skor 7-6(1), 3-6, 7-6(7) tanpa pernah kehilangan set sebelum pertandingan itu.

Baca juga:
Ben Shelton Mengalahkan Carlos Alcaraz di US Open: Duel Epik yang Mengguncang Jadwal Grand Slam

Rivalitas antara Sabalenka dan Pegula kembali terpanas. Kedua pemain sudah bertemu tiga kali di Flushing Meadows, termasuk final tahun 2024 yang dimenangkan Sabalenka. Catatan pertemuan mereka kini berada di angka 9-4 untuk keunggulan Sabalenka, namun Pegula berhasil memenangkan dua dari tiga pertemuan terakhir, termasuk kemenangan telak 6-0 di set penentu pada semifinal Berlin Open awal tahun ini. “Saya rasa menarik melihat persaingan kami selama beberapa tahun terakhir,” kata Pegula dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Sementara itu, peringkat dunia mengalami pergantian dramatis. Elena Rybakina, pemain asal Kazakhstan, berhasil menembus semifinal setelah mengalahkan Qinwen Zheng 3-6, 6-1, 6-4. Kemenangan itu memastikan Rybakina akan menjadi nomor satu dunia pada pembaruan peringkat setelah turnamen selesai, mengakhiri 99 minggu dominasi Sabalenka di puncak peringkat WTA. Sabalenka, yang menghabiskan lebih dari hampir dua tahun memegang gelar No.1, menyatakan ia lebih fokus pada gelar US Open ketiga daripada kehilangan posisi ranking.

Di sisi lain, Coco Gauff, juara US Open 2023, akan menantang Rybakina dalam semifinal lainnya. Gauff menunjukkan mental baja dengan membalikkan keadaan melawan Mirra Andreeva, menyelamatkan dua match point sebelum memenangkan pertandingan dalam tiga set. Pertandingan antara Gauff dan Rybakina diprediksi akan menjadi duel yang menegangkan, mengingat keduanya bersaing untuk posisi nomor satu serta peluang meraih gelar ketiga di New York.

Jadwal semifinal wanita pada hari ke-12 US Open (waktu setempat) adalah sebagai berikut:

  • Sabalenka vs Pegula – pukul 04:30 WIB
  • Gauff vs Rybakina – pukul 07:30 WIB

Di luar lapangan, fenomena sosial juga muncul. Sabrina Chairunnisa, seorang penggemar tenis asal Indonesia, berhasil menonton pertandingan perempat final Sabalenka meski harus beralih bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Ia mengunggah foto di Instagram dengan caption “MADE IT TO THE US OPEN 2026 FOR @arynasabalenka RIGHT ON TIME,” menambah warna cerita tentang dampak global turnamen ini.

Sabalenka menyadari bahwa perubahan peringkat tidak mengurangi tekadnya. Setelah menyaksikan Rybakina meraih gelar No.1 di lapangan latihan, ia kembali ke sesi latihan dengan fokus pada strategi melawan Pegula. “Saya tidak mau terlalu memikirkan peringkat, yang penting saya tetap bermain tenis terbaik saya,” ujarnya kepada media pada hari Selasa.

Baca juga:
Coco Gauff Kalah dari Elena Rybakina di Semifinal Canadian Open

Jika Sabalenka berhasil mengalahkan Pegula, ia akan menjadi wanita pertama sejak Serena Williams (2012‑2014) yang memenangkan tiga gelar US Open beruntun. Sementara Pegula, yang menempati peringkat ketiga, mengincar gelar Grand Slam pertamanya, menambah dimensi emosional pada duel tersebut.

Semifinal ini tidak hanya menjadi pertarungan atletik, tetapi juga simbol pergantian generasi dalam tenis wanita. Dengan Rybakina menempati puncak ranking, Gauff berusaha kembali ke puncak, dan Sabalenka mengejar sejarah, penonton di seluruh dunia menantikan empat pemain top yang sama-sama berjuang untuk gelar dan kebanggaan nasional.

Turnamen ini juga menyoroti pentingnya kebugaran dan manajemen cedera. Rybakina mengakui bahwa ia sempat mengalami cedera sebelum US Open, namun pengalaman dan tim pendukungnya membantunya menemukan “formula” yang tepat untuk kembali ke performa puncak. Sabalenka, meski mengalami penurunan peringkat, tetap menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik agar dapat bersaing hingga final.

Dengan atmosfer Flushing Meadows yang selalu memukau, semifinal wanita US Open 2026 diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama dalam kalender olahraga dunia. Penonton dapat menyaksikan aksi langsung melalui layanan streaming resmi serta saluran televisi yang menyiarkan turnamen secara global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *