Ule.co.id – Pertandingan persahabatan australia vs brazil yang digelar di Suncorp Stadium, Brisbane, menyuguhkan aksi seru dengan skor akhir 4-2 untuk Brazil, sekaligus menimbulkan kekhawatiran akibat cedera pemain bintang Barcelona, Raphinha, yang harus diganti pada babak pertama.
Brazil membuka laga pada menit ke-3 lewat gol cepat Vanderson, yang memanfaatkan umpan pendek dari Gabriel Bontempo dan menaklukkan kiper Patrick Beach dengan tembakan half‑volley tepat ke sudut atas gawang. Gol tersebut memberi Brazil keunggulan awal dan menegaskan intensitas serangan mereka sejak peluit pertama.
Namun Australia tidak tinggal diam. Pada menit ke‑30, Nestory Irankunda berhasil mengeksekusi tendangan bebas yang menaklukkan kiper Brazil, menambah satu angka bagi Socceroos. Tak lama kemudian, pada menit ke‑34, Connor Metcalfe memperkuat keunggulan Australia dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang melesat melewati kiper Brazil, mengubah skor menjadi 2-1.
Brazil kembali menyamakan kedudukan menjelang jeda pertama. Raphinha, yang tampil sebagai penyerang utama, mengeksekusi penalti dengan tenang pada menit ke‑45 setelah wasit memutuskan adanya pelanggaran di dalam kotak penalti. Gol penalti tersebut mengembalikan skor menjadi 2-2, menandai kontribusi krusial sang pemain Barcelona.
Setelah jeda, Brazil meningkatkan tekanan. Bruno Guimarães menambah satu gol pada menit ke‑55, memanfaatkan umpan silang dari Vinícius Júnior yang menembus pertahanan Australia. Empat menit kemudian, Vinícius Júnior menegaskan keunggulan Brazil dengan mencetak gol via penalti ke‑empat pada menit ke‑80, setelah wasit menilai pelanggaran pada Danilo Santos di dalam area.
Di sisi lain, Australia tetap berjuang keras. Irankunda kembali mencetak gol pada menit ke‑68 lewat tendangan bebas yang memecah kebuntuan, namun Brazil menanggapi dengan gol penutup lewat Rayan pada menit ke‑90+5, memanfaatkan umpan silang dari Raphinha sebelum pemain itu harus diganti karena rasa sakit di paha kanan.
Insiden cedera Raphinha menjadi sorotan utama. Federasi Sepak Bola Brazil (CBF) mengonfirmasi bahwa pemain berusia 29 tahun tersebut mengalami ketidaknyamanan otot di paha kanan dan harus diganti pada jeda pertama. Ini menjadi kali ketiga dalam dua musim Raphinha mengalami masalah otot, setelah mengalami cedera hamstring pada musim sebelumnya dan pada Piala Dunia melawan Haiti.
Situasi ini menambah beban bagi Barcelona, yang mengandalkan Raphinha sebagai salah satu penyerang utama dalam kampanye awal musim ini, dengan 14 gol dalam delapan pertandingan di semua kompetisi. Pelatih Barcelona diperkirakan akan memantau perkembangan pemain secara intensif menjelang pertandingan liga berikutnya.
Keberhasilan Brazil dalam laga ini memberi mereka momentum positif menjelang pertemuan selanjutnya melawan India pada 3 Oktober 2026 di Kolkata. Sementara itu, Australia, yang dipimpin oleh pelatih Tony Popovic, menunjukkan bahwa mereka mampu menantang tim lima kali juara dunia dengan menekan, intensitas fisik, dan disiplin pertahanan.
- Vanderson membuka skor dalam tiga menit pertama, menandai debut gemilangnya.
- Australia menunjukkan kemampuan menyerang lewat Irankunda dan Metcalfe.
- Raphinha mencetak penalti penting namun harus keluar karena cedera otot.
- Vinícius Júnior menambah gol via penalti, menegaskan peranannya di tim.
- Brazil menang 4-2, namun cedera Raphinha menjadi perhatian utama bagi Barcelona.
Dengan hasil ini, Brazil tetap berada di jalur yang tepat menjelang Piala Dunia 2026, sementara Australia memperoleh pelajaran berharga tentang cara mengatasi tekanan tim kelas dunia. Kedua tim kini menatap agenda internasional berikutnya dengan semangat baru.









