analitik

Drama Persipura vs Barito Putera di Pegadaian Championship: Kalah 3-2, Poin Dipotong!

Ule.co.id – Persipura Jayapura kembali menjadi sorotan setelah menelan kekalahan tipis 3-2 di laga perdana Pegadaian Championship 2026/27 melawan Barito Putera. Pertandingan yang digelar pada Sabtu, 12 September 2026, di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, tidak hanya menyisakan rasa kecewa karena hasil akhir, tetapi juga menambah beban klasemen setelah tim Mutiara Hitam dikenai sanksi pemotongan satu poin.

Sejak peluit pertama, Barito Putera menunjukkan intensitas menyerang yang tinggi. Gol pembuka datang pada menit ke-19 melalui tendangan bebas Kodai yang diteruskan oleh Murilo Otavio kepada Bayu Pradana. Dua menit kemudian, Korneles Howay menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah menerima umpan tepat di dalam kotak penalti. Keunggulan ini membuat Persipura terpaksa menyesuaikan taktik, berusaha menekan dari lini depan sambil menunggu peluang balasan.

Baca juga:
Mantan Pelatih Persebaya Iwan Setiawan Tutup Usia 68 Tahun, Jejaknya Tetap Menginspirasi Sepak Bola dan Politik Nasional

Usaha Persipura tidak sia-sia. Pada menit ke-32, David Ivan Muller hampir memperkecil jarak lewat tendangan bebas yang melambung tipis di atas mistar. Beberapa menit kemudian, Gelfias Yance Waicang menciptakan peluang dari luar kotak penalti, namun tembakan melebar. Tekanan mulai terasa ketika Persipura berhasil membuka skor pada menit ke-75 melalui tendangan bebas Uopmabin yang menembus pertahanan Barito.

  • 19′ – Bayu Pradana (Barito Putera)
  • 22′ – Korneles Howay (Barito Putera)
  • 75′ – Uopmabin (Persipura)
  • 90+2′ – Ramandei (Persipura)

Gol penutup bagi Persipura dicetak pada tambahan waktu babak kedua oleh Ramandei, yang memanfaatkan ruang di area pertahanan lawan. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir. Barito Putera menutup laga dengan tiga gol, menambah catatan kemenangan mereka di fase pembuka kompetisi.

Selain hasil di lapangan, Persipura harus menelan hukuman administratif. Liga 2 Championship menegakkan sanksi pemotongan poin kepada sepuluh tim, termasuk Persipura, yang dikenai pengurangan satu poin karena pelanggaran regulasi. Akibatnya, poin bersih Persipura menjadi minus satu, menempatkan mereka pada posisi yang sangat tidak menguntungkan di Grup Timur.

Pelatih Andri Ramawi sebelumnya menyatakan kesiapan timnya menjelang pertandingan. “Kondisi tim sangat baik, semua pemain siap untuk memberikan hasil maksimal,” ujarnya dalam konferensi pers pra-pertandingan. Pemain senior Ruben Sanadi menegaskan komitmen kolektif, menambahkan, “Kami sudah siap, mengikuti instruksi pelatih, dan berharap Tuhan memberkati kami untuk hasil terbaik.” Sayangnya, realita di lapangan menunjukkan bahwa persiapan belum cukup untuk mengatasi performa tajam Barito Putera.

Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola yang hampir seimbang, namun Barito Putera lebih efektif dalam konversi peluang. Persipura mencatat 12 tembakan, dengan 4 di antaranya tepat sasaran, sementara Barito Putera mencatat 9 tembakan, 5 di antaranya berhasil masuk gawang. Kedua tim sama-sama mencatat 4 corner, namun pertahanan Barito Putera lebih solid dalam menghalau serangan balik.

Baca juga:
Barito Putera Guncang Persipura Jayapura 3-2, Debut Brace Korneles Howay Bawa Kemenangan

Ke depan, Persipura harus segera bangkit. Dengan poin minus satu dan selisih gol yang tidak menguntungkan, setiap pertandingan berikutnya menjadi krusial untuk menghindari zona relegasi. Sementara Barito Putera, yang kini memimpin grup dengan tiga poin, akan berusaha memperkuat posisi mereka menjelang putaran berikutnya.

Para pendukung yang tidak dapat menyaksikan secara langsung melalui televisi masih dapat mengikuti aksi melalui layanan streaming Vidio, yang menyediakan siaran langsung pertandingan. Pada musim lalu, Barito Putera pernah mengalami dua kekalahan di kandang Persipura, namun kali ini mereka berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan penting di markas lawan.

Dengan dinamika persaingan yang semakin ketat, Pegadaian Championship 2026/27 menjanjikan pertarungan sengit antar klub. Persipura Jayapura, yang memiliki sejarah panjang di kancah sepakbola Indonesia, kini harus menata kembali strategi dan mentalitas agar dapat kembali bersaing di puncak klasemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *