Ule.co.id – Maarten Paes kembali mencuri sorotan setelah menampilkan serangkaian penyelamatan spektakuler dalam sesi latihan Ajax Amsterdam. Video berdurasi 48 detik yang dirilis oleh klub menampilkan kiper naturalisasi Indonesia tersebut menepis tembakan keras rekan satu tim dengan refleks cepat, baik menggunakan tangan maupun kaki, memicu sorakan dan pujian dari rekan setim di Sportpark De Toekomst.
Latihan tersebut berlangsung menjelang laga penting Ajax melawan Fortuna Sittard pada pekan ke‑6 Eredivisie 2026/2027. Meskipun Marc‑André ter Stegen tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar, Paes berada di bangku cadangan dan harus siap mengisi peran bila peluang muncul. Kekalahan Ajax 1‑3 dari PSV pada awal September menambah tekanan pada lini pertahanan, sehingga setiap aksi Paes di lapangan latihan menjadi bahan perbincangan publik.
Di laga yang sama, Fortuna Sittard menelan kekalahan telak 1‑5 dari Ajax. Maarten Paes tidak tampil karena ter Stegen menurunkan mistar untuk tim tamu. Namun, dua pemain Timnas Indonesia lainnya, Justin Hubner dan Ole Romeny, menjadi starter bagi Fortuna. Hubner bermain penuh 90 menit sebagai bek kiri, sementara Romeny digantikan pada menit ke‑89. Sementara itu, Dean James yang bermain untuk Go Ahead Eagles hanya menempuh 79 menit sebelum digantikan Oskar Sivertsen, dan timnya berakhir imbang 1‑1 melawan Groningen.
Keberadaan tiga pemain Indonesia di Eredivisie menimbulkan harapan baru bagi Garuda. Namun, proses naturalisasi Maarten Paes masih terhambat oleh regulasi FIFA dan biaya banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). PSSI menegaskan bahwa biaya tersebut telah dipersiapkan sejak awal, dan tidak menjadi halangan bagi Paes untuk memperoleh status WNI dan memperkuat Timnas dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, menegaskan bahwa keputusan tidak akan dipengaruhi oleh faktor biaya, melainkan pada kepatuhan regulasi.
Persaingan internal di Ajax semakin ketat. Selain ter Stegen, klub juga menambahkan Emil Audero sebagai opsi kiper, yang menambah tantangan bagi Paes untuk merebut menit bermain. Pelatih Jordi Cruyff menilai kontribusi Paes tidak hanya diukur dari waktu bermain, melainkan dari dedikasi latihan dan pengaruh positif terhadap mentalitas skuad. Menurutnya, Paes mampu menjaga keharmonisan tim dan siap memberi dorongan bila kesempatan bermain tiba.
Para netizen Indonesia memberikan respons beragam. Sebagian berharap Paes segera menjadi starter, sementara yang lain melontarkan candaan agar ia tetap di bangku cadangan, mengingat Ajax akan menghadapi Fortuna Sittard yang dipimpin oleh rekan sesama Indonesia, Hubner dan Romeny. Namun, mayoritas setuju bahwa aksi penyelamatan Paes di latihan menunjukkan kualitas yang dapat diandalkan pada level tertinggi.
Ke depan, peluang Maarten Paes untuk tampil di kompetisi resmi tergantung pada kebijakan klub dan hasil banding PSSI. Jika berhasil, ia dapat menjadi pilihan utama Garuda dalam laga penting, memberikan pengalaman kompetitif di liga top Eropa. Bagi para penggemar sepak bola Indonesia, keberadaan Paes di Ajax sekaligus kiper Timnas menjadi simbol kemajuan dan integrasi pemain berbakat ke panggung internasional.







