PORPROV XIII Kalteng Ditunda: Jadwal Baru Masih Dinanti, Atlet Diminta Tetap Siap
Ule.co.id – Resmi Ditunda PORPROV XIII Kalteng Tak Jadi Digelar 2 Oktober 2026, Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XIII Kalimantan Tengah yang semula dijadwalkan pada awal Oktober 2026 kini resmi ditangguhkan. Keputusan penundaan disampaikan melalui surat resmi Pengurus Kabupaten Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotawaringin Barat (Kobar) nomor 70/KONI-KTB/IX/2026 tertanggal 15 September 2026.
Surat tersebut ditujukan kepada seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) di wilayah Kotawaringin Barat. Dalam isi surat, penundaan PORPROV XIII Kalteng dikaitkan dengan situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalteng yang sedang melakukan kunjungan ke Kabupaten Kobar beberapa waktu lalu menyoroti dampak karhutla sebagai salah satu pertimbangan utama penundaan.
Ketua Harian KONI Kobar, Arif Asrofi, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari Gubernur Kalteng mengenai penetapan jadwal baru. “Untuk saat ini, kami masih menunggu SK dari Pak Gubernur, kapan kepastian pelaksanaannya,” ujar Arif mewakili Ketua KONI Kobar, Fatmawati, pada Selasa (15/9/2026).
Meskipun kompetisi ditunda, Arif menegaskan pentingnya agar atlet tidak menghentikan program persiapan. Ia menekankan bahwa masa ketidakpastian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan teknis serta menjaga kebugaran fisik dan mental. “Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menjaga kondisi kesehatan fisik dan mental atlet,” tegasnya.
Penundaan juga memaksa masing-masing cabor untuk menyesuaikan kembali rencana Training Camp (TC). Tanpa jadwal kompetisi yang pasti, program latihan harus dirancang fleksibel agar tidak mengganggu puncak performa (peak performance) atlet pada saat PORPROV XIII Kalteng akhirnya dilaksanakan.
KONI Kobar mengingatkan setiap cabor untuk memperhitungkan faktor peak performance dalam penyusunan program latihan. “Dengan jadwal pertandingan yang belum ditentukan, program latihan harus disusun fleksibel sehingga performa terbaik atlet tetap tercapai saat PORPROV digelar,” kata Arif.
Situasi penundaan tidak hanya dirasakan oleh kontingen Kotawaringin Barat. Kabupaten dan kota peserta PORPROV XIII lainnya juga menanti kepastian resmi dari KONI Provinsi Kalimantan Tengah. “Perkembangan terbaru terkait PORPROV XIII akan segera disampaikan kepada seluruh cabor setelah pemberitahuan resmi dari KONI Provinsi Kalteng diterima,” tambahnya.
Berikut langkah-langkah yang disarankan KONI Kobar untuk cabor selama masa penundaan:
- Meninjau kembali kalender latihan dan menyesuaikan intensitas agar tidak menimbulkan kelelahan berlebih.
- Mengoptimalkan sesi pemulihan dan rehabilitasi untuk mengurangi risiko cedera.
- Melakukan evaluasi teknik secara video untuk meningkatkan taktik pertandingan.
- Menjaga kebugaran kardio dan kekuatan melalui program cross‑training.
- Menyiapkan mental melalui sesi konseling sport psychology.
Seluruh upaya ini diharapkan dapat menjaga kesiapan atlet hingga KONI Provinsi Kalteng mengeluarkan keputusan final mengenai tanggal pelaksanaan PORPROV XIII Kalteng yang Resmi Ditunda PORPROV XIII Kalteng Tak Jadi Digelar 2 Oktober 2026. Dengan persiapan yang matang, diharapkan kualitas kompetisi tetap terjaga meski mengalami penundaan.
Kondisi kebakaran hutan yang menjadi faktor utama penundaan diperkirakan akan membaik seiring dengan upaya pemadaman yang sedang berlangsung. Namun, pihak penyelenggara menegaskan bahwa keselamatan peserta dan keberlangsungan acara tetap menjadi prioritas utama.
Para atlet, pelatih, dan ofisial cabor diharapkan tetap berkoordinasi dengan KONI Kobar dan KONI Provinsi untuk mendapatkan informasi terbaru. Komunikasi yang efektif akan meminimalisir kebingungan dan memastikan setiap pihak dapat menyesuaikan program latihan secara tepat waktu.

