Serbia vs Yunani: Duel Panas di Rajko Mitic, Prediksi dan Tantangan di UEFA Nations League 2026/27
Ule.co.id – Konfrontasi serbia vs yunani di UEFA Nations League 2026/27 menjadi sorotan utama pada matchday pertama Grup 2 Liga A, yang dijadwalkan pada Jumat, 25 September 2026 pukul 01.45 WIB di Stadion Rajko Mitic, Belgrade. Kedua tim yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026 berusaha memanfaatkan keunggulan kandang Serbia untuk mengamankan tiga poin penting, sekaligus mengukir sejarah dalam grup yang juga diisi oleh Belanda dan Jerman.
Berita pertandingan ini muncul bersamaan dengan agenda besar lainnya pada malam yang sama, yakni laga Belanda melawan Jerman di Johan Cruyff Arena. Kedua pertemuan tersebut menambah intensitas kompetisi Liga A, di mana hanya dua tim teratas yang akan melaju ke perempat final. Sementara Belanda dan Jerman menyiapkan debut pelatih baru mereka—Xavi Hernandez dan Jurgen Klopp—Serbia dan Yunani juga menghadapi tantangan tak kalah signifikan.
Timnas Serbia masuk ke laga serbia vs yunani dengan beberapa pemain kunci yang absen karena cedera. Penyerang andalan Aleksandar Mitrovic, Nikola Milenkovic, Dusan Vlahovic, dan Predrag Rajkovic tidak dapat dipanggil, meninggalkan kekosongan di lini serang. Namun, kepulangan Dusan Tadic, yang kembali setelah pensiun pasca Euro 2024, memberikan dorongan moral dan pengalaman ekstra. Pelatih Veljko Paunovic menyiapkan formasi 4-2-3-1 yang menitikberatkan pada kecepatan sayap dan kreativitas tengah.
Berikut susunan pemain yang diprediksi akan memulai pertandingan:
- Serbia (4-2-3-1): Kiper: Vanja Milinkovic-Savic; Bek: Nedeljkovic, Pavlovic, Erakovic, Bukinac; Gelandang bertahan: Luka Lukic, Sergej Milinkovic-Savic; Gelandang serang: Andrija Zivkovic, Dusan Tadic, Filip Kostic; Penyerang: Luka Jovic.
Sementara Yunani, yang juga belum mencatat kemenangan pada tahun 2026, menurunkan formasi 3-4-3 dengan fokus pada pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Pelatih Ivan Jovanovic, yang secara kebetulan melatih tim yang berhadapan dengan negaranya asalnya, menyiapkan barisan berikut:
- Yunani (3-4-3): Kiper: Odisseas Vlachodimos; Bek: Konstantinos Mavropanos, Konstantinos Koulierakis, Panagiotis Retsos; Sayap: Georgios Vagiannidis, Christos Mouzakitis, Dimitris Kourbelis, Kostas Tsimikas; Penyerang: Georgios Masouras, Charalampos Kostoulas, Christos Tzolis.
Kedua tim berada dalam situasi yang serupa: masing-masing kehilangan pemain penting karena cedera. Yunani tidak dapat menurunkan Lazaros Rota, Dimitris Giannoulis, dan Giannis Konstantelias, sementara beberapa pemain seperti Tasos Bakasetas dan Pantelis Hatzidiakos tidak masuk skuad. Meskipun demikian, Yunani memiliki catatan 5 kemenangan, 3 imbang, dan 2 kekalahan dalam 10 laga internasional terakhir, menandakan kemampuan mereka untuk tetap kompetitif.
Statistik head-to-head antara Serbia dan Yunani menunjukkan keseimbangan. Dari enam pertemuan sebelumnya, masing-masing tim meraih tiga poin, dengan dua kemenangan bagi Serbia dan dua kemenangan bagi Yunani, serta dua hasil imbang. Pada pertemuan terakhir di fase kualifikasi Euro 2024, Serbia berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 di rumah, namun Yunani berhasil menahan Serbia dalam pertandingan persahabatan pada 2023 dengan skor 0-0.
Dengan keunggulan kandang, Serbia diharapkan dapat mengendalikan tempo permainan pada paruh pertama. Namun, absennya Mitrovic dan Vlahovic menurunkan daya serang, sehingga tekanan akan beralih pada Luka Jovic dan dukungan sayap dari Zivkovic serta Kostic. Di sisi lain, Yunani mengandalkan kecepatan Charalampos Kostoulas dan Christos Tzolis untuk memanfaatkan ruang di lini pertahanan Serbia yang mungkin terbuka karena rotasi pemain.
Prediksi akhir pertandingan menilai kemungkinan hasil imbang 1-1, dengan gol pertama kemungkinan tercipta dari serangan balik Yunani pada menit-menit akhir babak pertama. Jika Serbia dapat memanfaatkan peluang dari tendangan sudut atau serangan terorganisir, mereka berpotensi mencetak gol tambahan menjelang jeda. Namun, jika Yunani berhasil menahan tekanan dan mengeksekusi serangan balik cepat, mereka memiliki peluang untuk mencuri poin penting.
Selain serbia vs yunani, jadwal UEFA Nations League pada malam itu juga menampilkan laga Norwegia vs Denmark, serta Portugal vs Wales. Semua pertandingan tersebut akan disiarkan secara gratis di televisi nasional Indonesia, dengan Belanda vs Jerman ditayangkan di RCTI dan Andorra vs Malta di GTV. Penonton dapat mengikuti streaming langsung melalui platform resmi UEFA atau layanan streaming lokal yang menyediakan hak siar.
Kesimpulannya, pertandingan serbia vs yunani bukan sekadar pembuka grup, melainkan pertarungan strategis antara dua tim yang berusaha bangkit dari kegagalan kualifikasi Piala Dunia. Kemenangan di Rajko Mitic dapat menjadi landasan kuat bagi Serbia untuk melaju ke perempat final, sementara Yunani berupaya menegaskan diri sebagai tim pengganggu yang mampu menantang raksasa Eropa lainnya.

