Pemkab Katingan Percepat Pembangunan SNT Katingan, Siapkan Lahan 20 Ha untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Ule.co.id – Pemkab Katingan Matangkan Kesiapan Penetapan SNT dalam upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, mengumumkan langkah strategis untuk mewujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di wilayahnya. Sekretaris Daerah Katingan, Dr Ir Christian Rain MT, menyampaikan komitmen tersebut pada sebuah audiensi penting di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, yang sekaligus membahas tunjangan khusus guru, pengembalian anggaran BOSP, serta nota kesepakatan perlindungan bahasa Indonesia.
Dalam pertemuan itu, pihak Pemkab menegaskan bahwa persiapan administratif dan legalitas lahan telah selesai. Sertifikat tanah seluas 20 hektare untuk lokasi SNT telah resmi diterbitkan, menandai pencapaian penting dalam rangka mendukung percepatan realisasi program. Kesepakatan sebelumnya antara Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Nonformal dengan Bupati Katingan pada 11 Juni 2026 menjadi landasan kuat bagi rencana pembangunan ini.
Selain aspek fisik, Pemkab Katingan juga menyiapkan infrastruktur pendidikan sementara. Eks Hotel Katingan telah diubah menjadi ruang belajar sementara yang dapat menampung empat rombongan belajar. Fasilitas ini diharapkan menjadi titik tolak bagi rintisan sekolah rakyat di daerah, sekaligus memberikan gambaran operasional SNT ketika gedung utama selesai dibangun.
Persiapan administratif meliputi koordinasi lintas sektoral, termasuk pengesahan nota kesepakatan dengan Kementerian Pendidikan serta alokasi anggaran operasional. Pemerintah daerah menyiapkan mekanisme pengawasan ketat untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar nasional, mulai dari perencanaan lahan hingga penyediaan tenaga pengajar yang kompeten.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Pemkab Katingan berharap SNT Katingan akan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul. Sekolah ini direncanakan menawarkan kurikulum terpadu yang menggabungkan pendidikan dasar, menengah, serta program nonformal, sehingga menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat regional dan nasional.
Pengembangan SNT di Katingan dipandang sebagai langkah strategis untuk menanggulangi kesenjangan pendidikan di daerah terpencil. Melalui fasilitas modern dan tenaga pendidik yang terlatih, diharapkan angka partisipasi sekolah meningkat signifikan, sekaligus menurunkan tingkat putus sekolah. Selain itu, keberadaan SNT diharapkan dapat menarik investasi pendidikan dan membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Secara keseluruhan, upaya Pemkab Katingan Matangkan Kesiapan Penetapan SNT mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan visi pendidikan berkelanjutan. Dengan landasan legal yang kuat, lahan siap pakai, dan fasilitas sementara yang telah dioptimalkan, langkah selanjutnya adalah memulai konstruksi gedung utama serta merekrut tenaga pendidik yang memenuhi standar kompetensi nasional.

