analitik

Usai Terbakar Bupati Tinjau SMKN 1 Timpah, Upaya Pemulihan Sekolah di Tengah Karhutla

Ule.co.id – Usai Terbakar Bupati Tinjau SMKN 1 Timpah, Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama timnya mengunjungi lokasi SMKN 1 Timpah untuk menilai kerusakan dan menyiapkan langkah pemulihan.

Inspeksi dilakukan di kawasan Kuala Kapuas, Kecamatan Timpah, setelah tiga ruang kelas lama hangus terbakar akibat rembetan kebakaran hutan dan lahan di sekitar sekolah. Bupati Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, serta sejumlah kepala perangkat daerah, camat, dan unsur tripika setempat.

Baca juga:
Jadwal Tes Wawancara STAN 2026 Terungkap: Lokasi, Waktu, dan Cara Cek Pengumuman Administrasi

Bupati menegaskan bahwa penanganan dan pengamanan terus dipantau secara intensif. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Kapuas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, aparat keamanan, serta pemerintah kecamatan dan desa. “Yang paling utama adalah memastikan kondisi sekolah aman dan tidak ada lagi potensi api yang dapat merambat ke bangunan lainnya,” ujar HM Wiyatno dalam kunjungan tersebut.

Langkah-langkah mitigasi yang telah diambil meliputi penyiraman area sekitar sekolah oleh UPT KPHP Kapuas Hulu, patroli kepolisian, serta penempatan tim pemadam kebakaran untuk mengantisipasi munculnya bara. Bupati juga mengapresiasi respons cepat pihak terkait dalam pemadaman, pendinginan, dan pemantauan pasca kebakaran.

Dalam rangka pemulihan, Bupati menginstruksikan pembersihan puing, perbaikan struktur, dan penataan kembali lingkungan sekolah sesuai arahan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi pendidikan secepat mungkin serta meningkatkan keamanan jangka panjang.

Baca juga:
Desil Data Sosial Goyang Akses KIP Kuliah: Dari DPRD Jogja hingga Tukang Becak Kulon Progo

Wiyatno mengajak masyarakat Kecamatan Timpah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Ia menekankan larangan membuka lahan dengan cara membakar serta pentingnya melaporkan titik api secara cepat kepada pihak berwenang. “Kita tidak boleh lengah. Kondisi seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen terus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, termasuk menjaga fasilitas pendidikan tetap aman. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan proses belajar mengajar dapat berlangsung tanpa gangguan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *