analitik

Kadinsos Baru Palangka Raya Siapkan Lewu Berdaya, Tingkatkan Kemandirian Sosial

Ule.co.id – Sertijab Kadinsos Yunalis Siapkan Lewu Berdaya menandai babak baru bagi Dinas Sosial Kota Palangka Raya. Yunalis, kepala dinas yang baru dilantik, menegaskan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat agar tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

Dalam sambutan serah terima jabatan pada Kamis, 24 September 2026, Yunalis menekankan pentingnya membangun organisasi internal yang solid. “Kami akan melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh pendahulu, sekaligus memastikan visi dan misi wali kota tercapai melalui sinergi tim,” ujarnya. Langkah awal yang direncanakan meliputi restrukturisasi unit kerja, peningkatan kapasitas aparatur, serta penetapan standar layanan yang lebih responsif.

Baca juga:
Mengungkap 7 Ciri Kepribadian yang Mempengaruhi Cara Anda Berkomunikasi dan Membalas Pesan

Koordinasi lintas OPD menjadi prioritas kedua. Yunalis menilai bahwa tantangan sosial yang kompleks memerlukan kolaborasi erat antara Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta lembaga kursus dan PKBM. “Ketika permasalahan muncul, kami tidak akan bekerja sendiri. Sinergi dengan pihak terkait akan mempercepat penanganan dan meminimalkan duplikasi usaha,” jelasnya.

Program unggulan yang kembali diangkat adalah Lewu Berdaya. Lewu Berdaya dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, lembaga kursus, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). “Kita bentuk lokus‑lokus pelatihan yang terjangkau, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat mengakses keterampilan yang relevan dengan pasar kerja lokal,” kata Yunalis.

Pemberdayaan lewat keterampilan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial bersifat materi maupun jangka pendek. Dengan kemampuan baru, warga dapat memulai usaha mikro, meningkatkan produktivitas, dan secara bertahap memperbaiki taraf hidup. “Jika berhasil, kelompok‑kelompok tertentu akan mandiri, memiliki usaha sendiri, dan mampu berkontribusi pada perekonomian kota,” tambahnya.

Yunalis juga menegaskan bahwa program Lewu Berdaya tidak akan menjadi inisiatif terpisah, melainkan bagian integral dari strategi jangka panjang Dinas Sosial. Ia berjanji untuk menjaga kesinambungan program yang telah digulirkan oleh pendahulu, sekaligus menambah elemen evaluasi dan monitoring untuk memastikan hasil yang terukur.

Selain Lewu Berdaya, Dinas Sosial berencana memperkuat jaringan bantuan darurat, memperluas cakupan layanan konseling psikososial, serta meningkatkan akses data kependudukan untuk penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. “Data yang akurat adalah fondasi kebijakan yang efektif. Kami akan mengoptimalkan sistem informasi untuk mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat,” ujar Yunalis.

Baca juga:
Panduan Lengkap Cek Desil DTSEN, Faktor Penentu, dan Cara Ajukan Perubahan Data

Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari perwakilan OPD lain serta organisasi masyarakat sipil. Mereka menilai langkah-langkah tersebut dapat mempercepat proses pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warga Palangka Raya. “Kami siap berkolaborasi, terutama dalam penyediaan materi pelatihan dan fasilitas belajar,” kata seorang perwakilan PKBM setempat.

Sertijab Kadinsos Yunalis Siapkan Lewu Berdaya menjadi titik tolak penting bagi agenda pembangunan sosial kota. Dengan fokus pada pemberdayaan, koordinasi lintas sektor, dan penguatan data, diharapkan Dinas Sosial Palangka Raya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengurangi ketergantisan pada bantuan sosial.

Ke depan, Yunalis menargetkan peningkatan jumlah penerima pelatihan Lewu Berdaya sebesar 30 persen dalam dua tahun pertama. Ia juga berencana mengadakan forum evaluasi tahunan yang melibatkan semua pemangku kepentingan, guna meninjau capaian, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan perbaikan kebijakan.

Dengan tekad kuat dan dukungan luas, Dinas Sosial Kota Palangka Raya siap mengubah paradigma bantuan menjadi pemberdayaan berkelanjutan, menjadikan warga lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *