Kalteng

Bupati Gumas Resmikan Resort dan Porseni Batu Nyiwuh, Perkuat Kebersamaan dan Lestarikan Lingkungan

Bupati Gumas Resmikan Resort dan Porseni Batu Nyiwuh, Perkuat Kebersamaan dan Lestarikan Lingkungan

Ule.co.id – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, secara resmi memimpin peresmian Resort serta Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Desa Batu Nyiwuh, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas pada Kamis, 27 Agustus 2026. Acara yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, forkopimda, gereja, dan warga setempat ini menandai momen penting dalam mempererat sinergi lintas elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Gumas Resmikan Resort dan Porseni Batu Nyiwuh menekankan rasa syukur atas kesehatan semua peserta serta pentingnya kolaborasi untuk kemajuan daerah.

Suasana peresmian berlangsung penuh suka cita. Seluruh jemaat dan warga dapat berkumpul dalam keadaan sehat, menandakan keberhasilan upaya pencegahan COVID-19 dan penyakit menular lainnya. Bupati Jaya Samaya Monong mengungkapkan kebanggaannya dapat hadir dalam acara yang sekaligus menjadi wadah pengembangan spiritual, kebudayaan, dan olahraga. “Terima kasih atas undangan ini, saya merasa bangga dan terharu. Puji syukur kita dapat hadir dalam keadaan sehat dan memenuhi panggilan Tuhan Yesus,” ujarnya.

Selain mengapresiasi keberhasilan acara, Bupati Gumas Resmikan Resort dan Porseni Batu Nyiwuh juga menyampaikan pesan penting terkait pelestarian alam. Ia menegaskan bahwa pembakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat. “Saya mengimbau kepada jemaat agar menjaga alam yang diciptakan Tuhan untuk kita nikmati bersama. Jangan membakar lahan dan hutan, karena kegiatan tersebut banyak merugikan kita, terutama kesehatan kita dan orang banyak,” tegasnya.

Pesan tersebut diikuti dengan rangkaian ajakan konkret yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Bupati menekankan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan bukan hanya milik pemerintah, melainkan menjadi tugas bersama keluarga, komunitas, hingga institusi keagamaan. Ia menambahkan bahwa kesadaran lingkungan harus ditanamkan sejak dini, agar generasi mendatang dapat menikmati keindahan alam Gunung Mas tanpa ancaman degradasi.

  • Hindari pembakaran lahan secara sembarangan.
  • Lakukan penanaman kembali pohon pada area yang telah terdegradasi.
  • Gunakan metode pertanian ramah lingkungan seperti pertanian organik.
  • Libatkan sekolah dan lembaga keagamaan dalam program edukasi lingkungan.

Dalam konteks pengelolaan resort, Bupati Gumas Resmikan Resort dan Porseni Batu Nyiwuh menegaskan komitmen untuk menata fasilitas secara proporsional dengan jumlah jemaat. Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Ia juga mengharapkan terjalinnya kerja sama antarresort di wilayah Gunung Mas, sehingga sinergi antarjemaat dapat memperkuat jaringan sosial dan spiritual.

Peresmian Resort dan Porseni ini tidak hanya sekadar acara seremonial, melainkan menjadi platform bagi pengembangan bakat dan minat warga dalam bidang olahraga dan seni. Berbagai kompetisi dan pertunjukan seni dijadwalkan berlangsung selama pekan tersebut, memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri serta meningkatkan rasa kebersamaan. Selain itu, kegiatan olahraga yang meliputi sepak bola, bulu tangkis, dan lari lintas alam dirancang untuk menumbuhkan gaya hidup sehat.

Para pemuka agama yang hadir juga memberikan dukungan moral kepada pelaksanaan acara. Mereka menekankan pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam menjaga persatuan serta mengedukasi masyarakat tentang tanggung jawab sosial. Kolaborasi antara gereja, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektoral dapat menghasilkan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Secara finansial, peresmian ini didukung oleh dana APBD, sumbangan masyarakat, serta sponsor lokal. Alokasi anggaran difokuskan pada pembangunan infrastruktur resort, penyediaan peralatan olahraga, serta pengadaan perlengkapan seni. Transparansi penggunaan dana menjadi prioritas, dengan laporan keuangan yang dapat diakses publik melalui portal resmi pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

Reaksi masyarakat setempat sangat positif. Warga menyatakan rasa bangga atas hadirnya fasilitas resort yang dapat menjadi pusat kegiatan rohani, olahraga, dan budaya. Beberapa warga menambahkan harapan agar resort dapat menjadi tempat pelatihan bagi generasi muda, sekaligus menjadi destinasi wisata religi yang menarik pengunjung dari luar daerah.

Ke depan, Bupati Gumas Resmikan Resort dan Porseni Batu Nyiwuh berencana mengadakan program monitoring lingkungan secara berkala. Program tersebut akan melibatkan tim ahli lingkungan, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat untuk memastikan bahwa kawasan resort tetap lestari. Selain itu, akan disusun kalender kegiatan tahunan yang mengintegrasikan aspek rohani, olahraga, seni, dan edukasi lingkungan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Kabupaten Gunung Mas dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menggabungkan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian alam serta penguatan nilai-nilai sosial keagamaan. Peresmian Resort dan Porseni Batu Nyiwuh menjadi tonggak awal bagi transformasi berkelanjutan yang mengedepankan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Helena Hedda Hedda

Helena Hedda Hedda memulai karirnya sebagai seorang blogger hobi di Bali sejak 2011, menulis tentang berbagai hal yang menarik bagi dirinya. Di luar kegiatan menulis, Helena memiliki hobi memasak masakan pedas yang pedasnya menggugah selera dan mengamati tinju dengan antusias. Dengan penulisan yang sederhana dan langsung, Helena berhasil membangun reputasi sebagai penulis yang unik dan menarik. Kini, karya-karyanya menjadi sorotan bagi pecinta tulisan yang suka dengan gaya penulisan yang to-the-point.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *