analitik

Bupati Kapuas Gelar Tanggap Darurat Karhutla, Bagikan Masker Gratis untuk Lindungi Warga

Ule.co.id – Dalam rangka Tanggap Darurat Karhutla Bupati Bagi-bagi Masker, Bupati Kapuas H. M. Wiyatno turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker secara gratis kepada masyarakat di titik-titik strategis Kota Kuala Kapuas.

Langkah ini diambil mengingat penurunan kualitas udara yang signifikan selama musim kemarau, serta potensi kabut asap yang dapat memicu gangguan pernapasan akut. Pemerintah Kabupaten Kapuas berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan distribusi masker mencakup pedagang, pengendara, hingga pelajar yang beraktivitas di luar ruangan.

Baca juga:
WHO Sebut Risiko Penyebaran Virus Bourbon di AS Masih Rendah, Apa yang Perlu Diketahui

Distribusi masker dilaksanakan di lima lokasi utama: alun-alun kota, pasar tradisional, terminal bus, sekolah menengah pertama, dan pusat perbelanjaan. Setiap titik dilengkapi dengan pos pengamanan dan petugas kesehatan yang memberikan edukasi singkat tentang cara memakai masker yang benar serta pentingnya menjaga kebersihan tangan.

  • Alun‑Alun Kota Kuala Kapuas – pusat keramaian warga
  • Pasar Tradisional – area dengan konsentrasi pedagang tinggi
  • Terminal Bus – melayani ribuan penumpang harian
  • SMP Negeri 2 – melindungi siswa selama jam istirahat
  • Pusat Perbelanjaan – tempat belanja keluarga

Selain pembagian masker, tim tanggap darurat melakukan pemantauan kualitas udara secara real‑time menggunakan alat pengukur PM2,5 yang ditempatkan di beberapa titik strategis. Data yang terkumpul diunggah ke portal transparansi pemerintah daerah, sehingga warga dapat mengakses informasi terkini tentang tingkat polusi dan mengambil keputusan yang lebih tepat terkait aktivitas luar ruangan.

“Kami tidak hanya memberikan masker, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya asap dan cara melindungi diri,” ujar Bupati Kapuas, H. M. Wiyatno, saat mengawali aksi. “Keterlibatan semua elemen, mulai dari aparat daerah hingga warga, menjadi kunci keberhasilan Tanggap Darurat Karhutla Bupati Bagi-bagi Masker ini.”

Wakil Bupati Dodo, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, serta kepala perangkat daerah terkait turut hadir, menandakan sinergi lintas sektor dalam penanggulangan masalah kesehatan lingkungan. Pihak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kapuas juga menyumbangkan dana operasional dan logistik untuk memperlancar proses distribusi.

Baca juga:
Jangan Buka Lahan: Bupati Lamandau Tegaskan Larangan Membakar untuk Cegah Karhutla

Para warga yang menerima masker melaporkan rasa aman yang meningkat. “Saya biasanya harus menahan napas saat berada di pasar karena bau asap, tapi kini dengan masker ini saya merasa lebih tenang,” kata seorang pedagang sayur di pasar tradisional. Respons positif serupa terdengar dari para pelajar yang kini dapat melanjutkan pelajaran tanpa khawatir terpapar asap berbahaya.

Keberhasilan aksi ini diharapkan menjadi model bagi kabupaten lain di Kalimantan Tengah yang menghadapi tantangan serupa. Pemerintah Provinsi siap memberikan dukungan teknis dan finansial bagi daerah yang ingin mengimplementasikan program serupa, terutama pada musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Dengan komitmen berkelanjutan, Pemkab Kapuas berjanji akan terus memantau kualitas udara dan menyiapkan langkah lanjutan, termasuk penyuluhan kesehatan, peningkatan kapasitas laboratorium uji udara, serta penegakan hukum terhadap penyebab kebakaran hutan. Upaya ini sejalan dengan visi daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *